
Petugas kurban mengemas daging kurban menggunakan besek yang terbuat dari anyaman bambu di Kebayoran Lama, Jakarta, Minggu (11/8/2019). Penggunaan wadah daging kurban yang terbuat dari bambu ini dilakukan sebagai pengganti plastik. Hal ini dilakukan untu
JawaPos.com - Seseorang yang sudah memiliki riwayat penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes sangat ketat dalam mengonsumsi asupan makanan. Jenis dan jumlah porsinya harus ekstra ketat. Sebab jika tidak, maka gula darah atau tekanan darah bisa melonjak. Tapi bukan berarti, dalam momen Idul Kurban, mereka tidak boleh mengonsumsinya sama sekali.
Direktur Southeast Asian Food and Agricultural Science and Technology Center (SEAFAST), Prof Nuri Andarwulan menjelaskan, paling penting adalah secara bijak memilih daging kurban dengan bagian yang rendah kolesterolnya. Dan ada batasan konsumsinya untuk orang normal sehat.
Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk protein yaitu sekitar 50 gram protein. Kebutuhan gizi ini bisa berasal dari sekitar 200 gram daging. Kadar protein daging sapi sekitar 24-26 persen.
"Untuk orang sakit hipertensi dan diabetes, protein hewani dikurangi," jelasnya kepada JawaPos.com, Kamis (30/7).
Berapa batasannya? Maksimal orang dengan penyakit penyerta adalah makan daging kurban 50 persen atau separuh porsi orang normal.
"Jika bisa dikurangi lagi hingga 20 persen-nya atau dihindari lebih baik," jelasnya.
Meski begitu, tetap berkonsultasi dulu dengan dokter atau ahli gizi soal porsinya. Dan pemilihan daging meski dibuat sate atau sop, bagian lemaknya atau gajihnya tidak diolah atau dimakan.
"Kalau hipertensi, yang dihindari bukan proteinnya tapi lemak dan kolesterolnya," katanya.
"Untuk diabetes sama, sebaiknya untuk kedua penderita itu protein nabati," tandasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=G-lzpH9boiU
https://www.youtube.com/watch?v=7KTKEkG8NII
https://www.youtube.com/watch?v=kXaoGPwYV80

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
