Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 September 2026 | 22.36 WIB

Waspada Abu Vulkanik! Badan Geologi Ungkap Bahayanya bagi Paru-paru, Mata, Kulit dan Air

Ilustrasi memakai masker/Magnific - Image

Ilustrasi memakai masker/Magnific

JawaPos.com - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak abu vulkanik terhadap kesehatan. Paparan abu vulkanik tidak hanya mengganggu pernapasan, tetapi juga dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit hingga mencemari sumber air.

Peringatan tersebut disampaikan Badan Geologi melalui akun Instagram resminya, @badan.geologi. Masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau diminta meningkatkan perlindungan diri dan tidak mengabaikan potensi gangguan kesehatan.

Abu vulkanik memiliki partikel berukuran sangat halus yang mudah terbawa udara. Kondisi ini berisiko menimbulkan permasalahan, baik langsung maupun tidak langsung, terutama bagi masyarakat yang terpapar dalam waktu cukup lama atau berada di lokasi dengan konsentrasi abu tinggi.

Salah satu dampak yang perlu diwaspadai adalah gangguan pada sistem pernapasan. Partikel abu yang terhirup dapat mengiritasi saluran napas dan memicu keluhan seperti batuk, tenggorokan tidak nyaman hingga sesak napas.

Pada paparan tertentu, abu vulkanik juga dapat memperburuk kondisi saluran pernapasan dan meningkatkan risiko gangguan seperti bronkitis maupun infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Karena itu, penggunaan masker menjadi salah satu langkah penting ketika masyarakat harus beraktivitas di tengah kondisi berdebu. Badan Geologi secara khusus merekomendasikan penggunaan masker N95 untuk membantu memberikan perlindungan terhadap partikel halus di udara.

Mata Bisa Mengalami Iritasi

Abu vulkanik yang beterbangan juga dapat masuk ke mata. Partikel tersebut berpotensi menyebabkan mata terasa perih, merah, berair, hingga mengalami iritasi dan peradangan pada permukaan mata.

Dalam kondisi hujan abu, masyarakat dianjurkan menggunakan kacamata pelindung. Langkah tersebut menjadi penting terutama ketika harus berada di luar ruangan atau ketika angin membuat abu kembali beterbangan.

Masyarakat juga sebaiknya tidak mengucek mata apabila terkena abu. Partikel yang menempel dan kemudian digosok dapat memperparah iritasi pada permukaan mata.

Editor: Abdul Rahman
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore