Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Juli 2026 | 19.49 WIB

Hari Anak Nasional 2026: Ancaman Obesitas dan Diabetes Bayangi Generasi Muda Indonesia

Ilustrasi anak obesitas. (freepik) - Image

Ilustrasi anak obesitas. (freepik)

JawaPos.com - Setiap anak berhak tumbuh sehat dan meraih masa depan terbaiknya. Pada momentum Hari Anak Nasional tahun 2026, komitmen bersama untuk memperkuat kesehatan anak menjadi semakin penting, terutama di tengah meningkatnya prevalensi obesitas serta kebutuhan akan akses perawatan yang optimal bagi anak dengan diabetes tipe 1.

Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan hampir 1 dari 5 anak usia 5-12 tahun mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Tidak hanya itu, International Diabetes Federation (IDF) memperkirakan 1 dari 3 orang di Indonesia yang memiliki diabetes tipe 1 di Indonesia adalah anak-anak dan remaja.

Oleh karena itu, penguatan upaya pencegahan sejak dini dan ekosistem layanan kesehatan yang berkualitas menjadi kunci dalam meningkatkan kesehatan anak, khususnya untuk mengatasi obesitas dan diabetes tipe 1.

Dokter Spesialis Anak yang juga Project Leader Changing Diabetes in Children (CDIC), dr. Aman Bhakti Pulungan menekankan bahwa tantangan terbesar dalam penanganan diabetes tipe 1 pada anak masih terletak pada keterlambatan diagnosis akibat rendahnya kesadaran masyarakat terhadap gejala penyakit tersebut.

"Diabetes tipe 1 pada anak masih sering terlambat dikenali karena gejalanya kerap disalahartikan sebagai penyakit lain. Padahal, diagnosis dan penanganan yang tepat sejak dini sangat menentukan kualitas hidup anak serta membantu mencegah komplikasi yang mengancam jiwa," ujar dr. Aman, Kamis (23/7).

Menurutnya, pasien anak dengan diabetes tipe 1 memerlukan perawatan seumur hidup melalui terapi insulin, pemantauan gula darah secara rutin, serta dukungan layanan kesehatan yang berkesinambungan agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Di Indonesia, CDIC hadir sejak 2021 dan dijalankan melalui kolaborasi Novo Nordisk Indonesia, Kementerian Kesehatan RI, dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Kemitraan ini berupaya memperkuat layanan diabetes tipe 1 bagi anak melalui empat pilar utama, yaitu edukasi pasien, penguatan kapasitas tenaga kesehatan, perluasan akses layanan diabetes dan insulin, serta dukungan terhadap pemantauan diabetes.

"Kami membantu menyediakan perawatan diabetes bagi anak-anak dan remaja dengan diabetes tipe 1 yang tinggal di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah," ungkap dr. Aman.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore