
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengajak para kreator konten untuk menjadikan pola makan sehat sebagai tren yang memicu rasa fear of missing out (FOMO) di kalangan anak muda. (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengajak para kreator konten untuk menjadikan pola makan sehat sebagai tren yang memicu rasa fear of missing out (FOMO) di kalangan anak muda. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendorong perubahan gaya hidup masyarakat yang bisa menekan angka penyakit tidak menular di Indonesia.
Menurut Budi, penyakit seperti stroke, penyakit jantung, kanker, hingga gagal ginjal sangat dipengaruhi oleh gaya hidup, terutama pola makan dan kurangnya aktivitas fisik. Karena itu, media sosial dinilai memiliki peran besar dalam membentuk kebiasaan masyarakat, khususnya generasi muda.
"Mari kita ubah stigma masyarakat untuk membuat pola makan sehat ini menjadi sebuah tren yang memicu FOMO (Fear of Missing Out)," ujarnya, Kamis (9/7).
Baca Juga:Dorong Polri Usut Tuntas Korupsi Penyebab Blackout, Anggota DPR Rahul: Tidak Boleh Ada Kompromi
Ia menegaskan bahwa konten-konten makan di media sosial sudah seharusnya diisi dengan ajakan untuk hidup sehat. Sebab, media sosial seringkali menjadi sarana rujukan banyak orang, terutama anak muda.
"Jangan sampai tren makanan yang tidak sehat justru diadopsi secara luas karena dampaknya buruk bagi kesehatan masyarakat di usia produktif. Tolong bantu ubah perilaku makan masyarakat Indonesia menjadi lebih seimbang," pinta Budi.
Ajakan tersebut disampaikan bertepatan dengan peluncuran program Makan Dengan Makna, implementasi di Indonesia dari inisiatif global The Main Ingredient yang digagas TikTok. Program ini didukung Kementerian Kesehatan RI untuk mendorong masyarakat menerapkan pola makan sehat melalui inspirasi dari kreator, komunitas, dan pemanfaatan bahan pangan lokal.
Sebagai bagian dari inisiatif tersebut, TikTok juga menyalurkan donasi senilai USD 200.000 melalui Foodbank of Indonesia untuk membantu penyediaan lebih dari 80.000 makanan bergizi bagi masyarakat rentan di berbagai daerah.
Head of Public Policy TikTok Indonesia, Noudhy Valdryno, mengatakan pihaknya ingin memanfaatkan kekuatan platform untuk memperluas inspirasi hidup sehat yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Melalui Makan Dengan Makna, kami ingin memanfaatkan kekuatan penemuan (discovery) di TikTok untuk membantu masyarakat menemukan inspirasi hidup sehat yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bersama para kreator, komunitas, Foodbank of Indonesia, dan dengan dukungan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kami berharap semakin banyak masyarakat dapat menemukan cara-cara sederhana untuk memulai kebiasaan makan yang lebih sehat sekaligus semakin mengapresiasi kekayaan bahan pangan lokal Indonesia," kata Noudhy.
Peluncuran program ini didorong tingginya minat masyarakat terhadap konten makanan dan gaya hidup sehat di TikTok. Jutaan unggahan menggunakan tagar seperti #KulinerIndonesia, #HidupSehat, #MakananSehat, dan #CemilanSehat menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat mencari inspirasi resep, ide memasak, hingga kebiasaan hidup sehat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
