
Ilustrasi BPJS Kesehatan. (JawaPos)
JawaPos.com - Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito meminta pemerintah mempercepat bantuan untuk keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal itu sehubungan denganrasio klaim Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) masih berada di atas 100 persen.
Kondisi tersebut membuat pengeluaran biaya layanan kesehatan setiap bulan melampaui pemasukan iuran. Putu menjelaskan, saat ini penggunaan biaya pelayanan JKN mencapai sekitar Rp 16 triliun setiap bulan, sementara pemasukan iuran hanya sekitar Rp14 triliun.
"Kami mengharapkan bantuan-bantuan yang lebih cepat, lebih baik untuk menjaga sustainability," kata Putu dalam Public Expose Pengelolaan Program dan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun 2025, Kamis (2/7).
Baca Juga:3 Zodiak yang Diramalkan Dapat Rezeki Tambahan Melimpah di Juli 2026, Tabungan Cukup Buat Beli Rumah
Meski rasio klaim masih tinggi, BPJS Kesehatan memastikan kondisi tersebut terus dikendalikan melalui berbagai upaya peningkatan mutu sekaligus efisiensi pelayanan kesehatan agar ketahanan Program JKN tetap terjaga.
Dalam paparannya, Putu menyampaikan hingga akhir 2025 jumlah peserta JKN telah mencapai 282 juta jiwa dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 75 persen. Menurutnya, capaian tersebut akan terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
Ia juga menyebut jaringan pelayanan kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan semakin luas. Hingga akhir 2025, sekitar 3.190 rumah sakit telah menjadi mitra BPJS Kesehatan, didukung sekitar 23.000 fasilitas kesehatan tingkat pertama, apotek, dan laboratorium yang memberikan pelayanan kepada peserta.
Putu turut menyampaikan apresiasi kepada Presiden, pemerintah, fasilitas kesehatan, serta para tenaga medis yang dinilai berperan besar dalam menjaga keberlangsungan Program JKN.
Menurutnya, komitmen pemerintah tetap dibutuhkan untuk memastikan program jaminan kesehatan nasional dapat terus berjalan secara berkelanjutan di tengah tingginya kebutuhan pembiayaan pelayanan kesehatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022