
Ilustrasi bayi digendong ibu (ANTARA/Pexels-Kristina Paukshtite)
JawaPos.com - Gumoh pada bayi kebanyakan memang merupakan hal yang biasa terjadi karena proses alami. Namun, orang tua perlu memahami bahwa tidak semua gumoh bersifat normal karena dalam kondisi tertentu dapat berkembang menjadi penyakit refluks gastroesofageal atau gastroesophageal reflux disease (GERD).
Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastroenterohepatologi dr. Sri Kesuma Astuti, Sp.A, Subsp.G.H(K), menjelaskan bahwa pembahasan GERD pada anak perlu dibedakan menjadi dua kelompok besar, yakni GERD pada bayi dan GERD pada anak yang lebih besar karena perjalanan penyakit serta penanganannya berbeda.
“Kalau kita bicara GERD pada anak, kita harus membagi menjadi GERD pada bayi dan GERD pada anak yang lebih besar karena perjalanan penyakit serta penatalaksanaannya berbeda,” kata dr. Sri Kesuma Astuti dalam sesi media Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dikutip Senin (29/6).
Baca Juga:Darurat Kekeringan di Jateng, BNPB Imbau Masyarakat Siap Siaga, Terus Salurkan Bantuan Air Bersih
Sebelum membahas lebih lanjut terkait GERD pada anak, mari kenali dulu perbedaan refluks, gumoh, dan muntah pada bayi.
Refluks, Gumoh, dan Muntah Tidak Sama
Anggota Unit Kerja Koordinasi Gastroenterohepatologi IDAI itu menjelaskan bahwa refluks merupakan kondisi ketika isi lambung mengalir kembali ke kerongkongan atau esofagus tanpa adanya upaya aktif dari bayi untuk mengeluarkannya.
Isi lambung yang naik tersebut tidak hanya berupa makanan atau susu, tetapi juga dapat mengandung asam lambung, asam empedu, serta enzim pencernaan.
“Ketika refluks ini sampai masuk ke rongga mulut dan keluar melalui mulut, inilah yang disebut gumoh atau regurgitasi,” ujar dr. Sri.
Ia menegaskan bahwa gumoh berbeda dengan muntah. Gumoh terjadi secara pasif sehingga isi lambung keluar begitu saja, sedangkan muntah melibatkan kontraksi dan usaha aktif tubuh untuk mengeluarkan isi lambung.
Kapan Refluks Menjadi GERD?
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022