
Ilustrasi sepak bola profesional. (Istimewa)
JawaPos.com – Kemampuan pemain sepak bola untuk tetap tampil prima hingga menit-menit akhir pertandingan ternyata tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisik dan latihan, tetapi juga oleh strategi makan yang dilakukan beberapa jam sebelum laga dimulai.
Menurut Dr. Krissy Ladner, Director of Sports Performance and Nutrition Education Herbalife, periode 3,5 jam sebelum pertandingan merupakan waktu krusial yang menentukan tingkat energi, fokus, hingga performa pemain saat berada di lapangan.
“Dalam pekerjaan saya bersama para pemain sepak bola profesional, percakapan terpenting bukan mengenai suplemen atau superfoods, melainkan mengenai waktu konsumsi makanan. Tiga setengah jam sebelum pertandingan adalah periode hitung mundur yang menentukan bagaimana seorang pemain akan merasa, berpikir, dan bergerak ketika peluit pertandingan dibunyikan,” kata Dr. Ladner kepada wartawan, Selasa (9/6).
Pada periode ini, Dr. Ladner menyebut bahwa pemain disarankan mengonsumsi makanan utama terakhir sebelum pertandingan untuk mengisi kembali cadangan energi tubuh dalam bentuk glikogen yang tersimpan di otot dan hati.
Glukogen menjadi sumber bahan bakar utama saat pemain melakukan aktivitas berintensitas tinggi seperti berlari cepat, melompat, dan melakukan perubahan arah secara tiba-tiba.
Jika cadangan energi rendah, dampaknya tidak hanya dirasakan pada kekuatan fisik, tetapi juga pada fokus, suasana hati, dan kemampuan mengambil keputusan di lapangan.
Dr. Ladner merekomendasikan pola makan pra-pertandingan yang disebut Hard Performance Plate, yakni setengah piring berisi karbohidrat, seperempat buah dan sayuran, serta seperempat protein rendah lemak yang dilengkapi asupan cairan.
“Saya menyusun menu pra-pertandingan berdasarkan konsep Hard Performance Plate: setengah porsi piring berisi karbohidrat, seperempat berisi buah dan sayuran, seperempat berisi protein rendah lemak, serta dilengkapi dengan 16 hingga 32 ons cairan. Contohnya nasi atau pasta dengan ayam dan sayuran panggang, atau sepiring nasi dengan ikan panggang dan buah sebagai pelengkap,” tuturnya.
Dr. Ladner juga mengingatkan agar pemain menghindari makanan tinggi lemak, tinggi serat, terlalu pedas, atau terlalu asam menjelang pertandingan karena dapat memperlambat pencernaan dan memicu gangguan lambung.
Selain itu, sekitar satu jam sebelum pertandingan, pemain masih membutuhkan tambahan energi ringan untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
