Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 Juni 2026 | 21.12 WIB

Kerokan seolah Bisa Sembuhkan Angin Duduk, Begini Penjelasan Dokter

Ilustrasi kerokan. (Freepik) - Image

Ilustrasi kerokan. (Freepik)

JawaPos.com - Banyak masyarakat masih menganggap kerokan dapat meredakan angin duduk. Namun, hal itu ternyata lebih banyak karena sugesti. Sebab, angin duduk atau yang bahasa medisnya merupakan angina pektoris bukan masuk angin biasa.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dr. Febtusia Puspitasari, Sp.JP, FIHA, FASCC, menegaskan bahwa rasa nyaman setelah kerokan saat mengalami angin duduk sebenarnya hanya bersifat sementara dan tidak mengatasi penyebab utama angin duduk yang berkaitan dengan gangguan aliran darah ke jantung.

Menurut dr. Pita, sensasi membaik setelah kerokan muncul karena adanya tekanan pada otot serta efek hangat dari balsem yang menyebabkan pembuluh darah melebar untuk sementara waktu.

"Kalau kerokan itu kita memberikan suatu penekanan pada otot. Pada saat melakukan penekanan tersebut, seseorang bisa merasa lebih nyaman karena ada efek pelebaran pembuluh darah. Ditambah lagi biasanya diberikan balsem atau bahan yang menimbulkan rasa hangat, sehingga membuat tubuh terasa lebih enak," ujarnya kepada wartawan, Selasa (9/6).

Meski demikian, ia menekankan bahwa perasaan membaik tersebut tidak berarti penyumbatan pembuluh darah yang menjadi penyebab angina pektoris atau angin duduk telah teratasi.

"Sebagian efeknya juga merupakan sugesti. Orang merasa lebih nyaman setelah dikerok, tetapi itu tidak menjelaskan atau membuka sumbatan yang sebenarnya terjadi. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut sebagai placebo effect," katanya.

 

Efek Hangat Hanya Sementara

dr. Pita menjelaskan bahwa balsem atau minyak yang biasa digunakan saat kerokan memang dapat memberikan efek hangat pada tubuh. Efek tersebut memicu pelebaran pembuluh darah, tetapi hanya berlangsung singkat.

"Pada saat tubuh mendapatkan rasa hangat, pembuluh darah memang akan melebar. Jadi ada efeknya, tetapi sifatnya instan dan tidak berlangsung lama," jelasnya.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore