
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap peredaran 66 item kosmetik impor ilegal di sebuah gudang di Bojong Nangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten. (Dok BPOM)
JawaPos.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap peredaran 66 item kosmetik impor ilegal di sebuah gudang di Bojong Nangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten. Dari puluhan merek yang ditemukan, Lameila dan SVMY menjadi sorotan karena telah beberapa kali terjaring dalam operasi BPOM dan dimusnahkan, namun kembali ditemukan beredar di pasaran.
Temuan tersebut merupakan bagian dari hasil pengawasan yang dilakukan BPOM pada akhir Mei 2026. Kepala BPOM Taruna Ikrar meninjau langsung lokasi penyimpanan dan memaparkan hasil temuan kepada media pada Jumat (5/6) lalu.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas menemukan total 956 item atau 2.082.039 pieces kosmetik ilegal dengan estimasi nilai ekonomi mencapai Rp 27,6 miliar. Dari jumlah tersebut, sebanyak 66 item atau 263.794 pieces merupakan kosmetik impor ilegal dengan nilai ekonomi sekitar Rp 5,5 miliar.
Baca Juga:Tragis! Anak 9 Tahun di Jasinga Bogor Meninggal Usai Diserang Rombongan Anjing Pemburu Babi
Didominasi Kosmetik Asal Tiongkok
Taruna menyebut temuan didominasi produk kosmetik dekoratif atau rias wajah yang berasal dari Tiongkok. Produk-produk tersebut diduga masuk ke Indonesia melalui jalur tidak resmi tanpa dilengkapi dokumen importasi yang sesuai ketentuan.
Setelah masuk ke Indonesia, kosmetik tersebut dipasarkan melalui berbagai platform perdagangan elektronik atau e-commerce. Sejumlah merek yang ditemukan antara lain Lameila, SVMY, Sadoer, Kiyomi, Charzieg, Rueiofian, Hymeys, ZYZC, Cwinter, Yayashi, Luodais, dan Kekemood.
"Merek Lameila dan SVMY telah beberapa kali ditemukan dalam operasi BPOM dan dimusnahkan namun masih ditemukan beredar kembali di pasaran," demikian keterangan BPOM, dikutip Senin (8/6).
Taruna Ikrar menegaskan produk-produk tersebut berpotensi membahayakan konsumen karena masuk ke Indonesia tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku.
"Produk ilegal kosmetik ilegal impor ini masuk ke Indonesia tanpa dilengkapi dokumen importasi yang lengkap sehingga diduga masuk melalui jalur tidak resmi. Kosmetik TIE dan kosmetik impor yang masuk ke Indonesia tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku tidak dapat dijamin keamanan maupun mutunya. Penggunaannya tentu berpotensi merugikan kesehatan konsumen," ujar Taruna Ikrar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022