Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Mei 2026 | 23.19 WIB

Mewaspadai Penyakit Zoonosis yang Bisa Sebabkan Wabah, Mulai dari Malaria Hingga Hantavirus

Ilustrasi Hantavirus. (AI) - Image

Ilustrasi Hantavirus. (AI)

JawaPos.com - Penyakit zoonosis masih menjadi ancaman serius di dunia karena berpotensi memicu wabah, terutama ketika penularannya sudah terjadi antarmanusia. Hal itu terjadi pada kasus Covid-19 lalu. Termasuk juga hantavirus yang kini mulai diwaspadai.

Profesor Riset Bidang Epidemiologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Dr. Masdalina Pane, menyatakan, sekitar 60 hingga 70 persen penyakit menular yang rawan wabah berasal dari hewan.

“Zoonosis itu adalah penyakit infeksi yang menular melalui perantara hewan. Untuk penyakit-penyakit rawan wabah atau epidemic-prone diseases, 60 sampai 70 persen ditularkan melalui hewan,” kata Masdalina Pane saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (15/5).

Pengertian Penyakit Zoonosis

Masdalina menjelaskan, zoonosis merupakan penyakit yang awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Penyakit ini dapat berasal dari berbagai hewan seperti unggas, tikus, kelelawar, hingga nyamuk.

Ia mencontohkan, Covid-19 yang pada awalnya diduga berasal dari hewan kelalawar sebelum akhirnya menyebar luas di manusia. Selain itu, flu burung H5N1 juga termasuk penyakit zoonosis yang berasal dari unggas.

“Kalau sudah penularannya dari orang ke orang, risiko untuk mewabahnya menjadi lebih besar,” tuturnya.

Menurut Masdalina, mutasi paling sering terjadi pada virus dibandingkan bakteri. Mutasi tersebut sebenarnya merupakan proses alami virus untuk bertahan hidup dan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan.

“Yang banyak bermutasi itu virus. Sebenarnya mutasi merupakan salah satu upaya virus untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungannya,” jelasnya.

Ia mengatakan perubahan suhu dan kondisi lingkungan dapat membuat virus mengembangkan mekanisme perlindungan diri sehingga lebih mudah bertahan hidup dan berkembang.

Meski sebagian besar terjadi secara alami, Masdalina mengakui ada pula kemungkinan rekayasa di laboratorium berteknologi tinggi seperti Biosafety Level 4 (BSL-4).

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore