
Ilustrasi makanan kaya protein (Freepik)
JawaPos.com – Protein bantu membangun dan memperbaiki jaringan, menjaga massa otot, serta mendukung fungsi kekebalan tubuh.
Protein terdiri dari asam amino dan bahan pembangun kulit, rambut, serta organ tubuh.
Setiap orang dewasa yang sehat harus mengonsumsi minimal 0,8 gram protein per kilogram berat badan setiap hari.
Namun, jumlah ini dapat berubah tergantung pada kebutuhan dan usia masing-masing individu.
Ketika Anda mengonsumsi protein lebih banyak daripada yang dibutuhkan tubuh, hal itu dapat menyebabkan beberapa efek samping.
Dilansir dari ndtv, berikut lima bahaya jika Anda mengonsumsi terlalu banyak protein.
1. Beban pada ginjal
Tubuh Anda memecah protein menjadi komponen yang lebih kecil, termasuk nitrogen dan produk limbah lainnya.
Limbah ini menuju ginjal, tempat limbah tersebut disaring dan dikeluarkan melalui urin.
Ketika Anda mengonsumsi banyak protein, ginjal harus memproses lebih banyak produk sampingan ini, yang berarti ginjal bekerja lebih keras dari biasanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Rennes vs Marseille di Liga Prancis: Les Rennais Siap Pesta Gol di Roazhon Park!
Dituduh Netizen Mau Lepas Tanggung Jawab Terhadap Anak, Ini Jawaban Audi Marissa
Krisis Kesehatan Mental Anak: Lingkungan Kita Ikut Membentuknya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022