
Para delegasi dan pembicara internasional berfoto bersama pada World Stem Cell Summit 2025 di Amsterdam, Belanda. (Istimewa)
JawaPos.com-Prof. Dr. Deby Vinski, MSc, PhD, ilmuwan pakar sel punca asal Indonesia yang kini menjabat Presiden World Council of Stem Cell (WOCS) dan World Organization of Clinical Preventive Medicine (WOCPM), resmi memimpin World Stem Cell Summit 2025 yang digelar di Amsterdam, Belanda. Penunjukan ini disebut menjadi momentum penting bagi penguatan ekosistem riset sel punca dunia.
Dalam sambutannya, Prof. Deby menegaskan bahwa forum global tersebut diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi internasional. “Para pakar dapat berkumpul, menyusun ekosistem dunia yang tertata, serta mengeksplorasi arah baru dalam sel punca dan pengobatan regeneratif,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa ajang ini menjadi peluang untuk memajukan penelitian sekaligus menjaga keamanan klinis.
KTT Dunia 2025 itu menghadirkan para ahli dari berbagai negara untuk membahas isu strategis, mulai dari teknologi sel punca, rekayasa jaringan, terapi gen, hingga biomaterial. Topik lain yang mengemuka termasuk terapi stem cell untuk kanker, eksosom, sekretom, serta inovasi klinis dari laboratorium menuju aplikasi medis.
Forum ini juga menyoroti pentingnya etika dan standar internasional seperti Good Manufacturing Practice (GMP), yang menjadi acuan keamanan terapi berbasis sel punca di berbagai negara.
Pada pertemuan tersebut, Prof. Deby mengumumkan kerja sama antara WOCS, American Physician of Stem Cell, serta sejumlah universitas global. Salah satu hasil utamanya adalah peluncuran program Master of Stem Cell, kurikulum tingkat dunia yang dirancang untuk memperkuat kompetensi ilmiah dan klinis di bidang kedokteran regeneratif.
KTT juga menetapkan bahwa World Consensus of Stem Cell 2026 akan diselenggarakan di Inggris pada Oktober tahun depan.
Perhelatan internasional itu dihadiri delegasi dari Belanda, Swiss, Jerman, Prancis, Inggris, Amerika Serikat, Jepang, Tiongkok, India, Dubai, Italia, hingga Polandia. Pada sesi penutupan, Prof. Deby bersama Wakil Presiden WOCS, Dr. Miguel Del Campo, MSc, PhD, menyerahkan sertifikat internasional kepada para peserta. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
