Ilustrasi laki-laki yang sedang menjulurkan lidah (Dok. Men
JawaPos.com - Lidah tidak hanya berperan dalam mengecap rasa dan membantu berbicara, tetapi juga bisa menjadi cerminan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Perubahan warna, bentuk, atau tekstur lidah sering kali menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu, mulai dari infeksi ringan hingga penyakit yang lebih serius. Bahkan, warna lidah dapat memberikan petunjuk tentang kondisi darah, fungsi organ, hingga kebersihan mulut.
Lidah yang sehat umumnya berwarna merah muda dengan lapisan putih tipis di permukaannya. Warna merah muda ini bisa bervariasi antara terang hingga agak gelap tergantung pada individu. Permukaan lidah yang normal memiliki banyak bintil kecil atau papillae yang memberikan tekstur agak kasar di bagian atas dan sisi-sisinya.
Jika warna lidah tampak terlalu pucat, keabu-abuan, atau bahkan menghitam, hal ini bisa menandakan adanya perubahan pada sirkulasi darah, keseimbangan bakteri di mulut, atau gangguan organ dalam. Warna lidah bisa berubah karena berbagai faktor. Sebagian besar perubahan ini bersifat sementara dan dapat membaik dengan menjaga kebersihan mulut, tetapi beberapa kondisi memerlukan perhatian medis.
Melansir dari Medical News Today, berikut delapan warna pada lidah yang kemunculannya disebabkan oleh beberapa faktor kesehatan.
1. Lidah Hitam
Lidah bisa berubah menjadi hitam akibat penumpukan keratin, yaitu rotein yang juga terdapat pada kulit, rambut, dan kuku. Penumpukan ini sering terjadi karena kebersihan mulut yang buruk, efek samping antibiotik, kebiasaan merokok, atau terapi radiasi. Konsumsi kopi atau teh pekat juga bisa membuat lidah tampak kehitaman. Dalam kasus yang jarang, lidah hitam dapat berkaitan dengan penyakit seperti diabetes atau HIV.
2. Lidah Putih
Jika lidah tampak memucat dan muncul bercak putih tebal, kemungkinan disebabkan oleh infeksi jamur Candida, yang dikenal sebagai sariawan mulut (oral thrush). Kondisi ini sering disertai rasa nyeri dan kesulitan menelan. Selain itu, kebiasaan merokok bisa memicu leukoplakia, yang menyebabkan bercak putih di lidah. Reaksi alergi kulit seperti lichen planus juga dapat memunculkan warna putih atau keabu-abuan.
3. Lidah Ungu
Lidah berwarna ungu dapat menandakan sirkulasi darah yang buruk atau adanya masalah jantung. Dalam kasus tertentu, kondisi ini bisa menjadi tanda penyakit Kawasaki, gangguan langka yang menyebabkan peradangan pada pembuluh darah, terutama pada anak-anak.
4. Lidah Merah
Lidah yang merah menyala dan bintil-bintil bisa menandakan kekurangan vitamin B atau infeksi seperti demam scarlet (scarlet fever). Alergi terhadap makanan atau obat tertentu juga bisa memicu perubahan warna ini. Lidah merah dan bengkak dikenal sebagai “strawberry tongue” dan dapat mengindikasikan peradangan serius seperti glositis.
5. Lidah Abu-abu atau Pucat
Kondisi yang disebut geographic tongue dapat menyebabkan bercak keabu-abuan dengan garis putih menyerupai peta di permukaan lidah. Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa penderita eksim sering memiliki lidah berwarna abu-abu atau pucat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022