
Salah satu bahaya tidur setelah makan adalah bisa meningkatkan risiko GERD. (DC Studio/Freepik)
JawaPos.com - Bahaya tidur setelah makan sering kali dianggap sepele, padahal kebiasaan ini dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, seperti refluks asam, gangguan pencernaan, hingga peningkatan berat badan.
Saat tidur, tubuh berfokus pada pemulihan, bukan pencernaan. Jika kamu langsung berbaring setelah makan, proses pencernaan bisa terganggu dan berdampak negatif bagi kesehatan dalam jangka panjang.
Dikutip dari VeryWell Health, menurut Dr. Madathupalayam Madhankumar, ahli bedah gastroenterologi di iCliniq, ukuran dan waktu makan sangat berpengaruh.
“Makanan berat akan lebih sulit dicerna, terutama ketika tubuh berada dalam posisi berbaring,” ujarnya.
Berikut ini beberapa bahaya tidur setelah makan dan cara mencegahnya seperti dirangkum dari laman Very Well Health, UPMC HealthBeat, dan Eka Hospital.
Salah satu bahaya tidur setelah makan yang paling umum adalah gangguan pencernaan. Saat tubuh berbaring, gravitasi tidak membantu makanan bergerak ke usus.
Akibatnya, makanan bisa menumpuk di lambung, menyebabkan rasa begah, mual, atau kembung.
Dikutip dari Very Well Health, ahli gastroenterologi Dr. Jesse Houghton menjelaskan bahwa posisi tidur setelah makan membuat sistem pencernaan bekerja lebih lambat, sehingga risiko indigesti meningkat.
Dampak lain dari kebiasaan tidur setelah makan adalah meningkatnya risiko refluks asam lambung atau GERD.
Saat kamu berbaring, asam dari lambung dapat naik ke kerongkongan, menimbulkan sensasi panas di dada (heartburn). Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini dapat merusak lapisan kerongkongan.
Untuk mencegahnya, para ahli menyarankan agar kamu menunggu setidaknya 2–3 jam setelah makan sebelum tidur.
Tidur setelah makan besar juga bisa membuat tidurmu tidak nyenyak.
Proses pencernaan yang masih berlangsung membuat tubuh tetap “aktif” meski kamu sudah berbaring. Hal ini bisa menyebabkan tubuh terasa panas dan sulit tertidur pulas.
Makan berat sebelum tidur dapat meningkatkan suhu tubuh dan memperburuk kualitas tidur, terutama jika kamu mengonsumsi makanan tinggi lemak atau pedas.
4. Risiko kenaikan berat badan
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
