
Ilustrasi pemulihan pasca operasi. (freepik)
JawaPos.com-Setelah menjalani operasi tubuh biasanya akan mengalami bekas luka akibat jahitan. Beberapa pasien juga dapat mengalami gejala nyeri di area bekas operasi.
Seperti yang kita tahu, luka pasca operasi memerlukan perhatian khusus. Penanganan yang tepat sangat penting agar rasa sakit bisa diminimalkan dan risiko infeksi dapat dihindari.
Infeksi pada luka operasi sangat merugikan tubuh. Pasalnya, kondisi ini bisa menyebabkan luka semakin parah dan menimbulkan gejala yang tidak nyaman seperti nyeri, demam, dan gangguan pada proses penyembuhan.
Merujuk pada ulasan dari laman www.rs.ui.ac.id, anda perlu waspada dan berkonsultasi dengan dokter apabila menemukan gejala seperti berikut pada luka pasca operasi.
Sebagai informasi, gejalanya meliputi demam lebih dari 38 derajat celcius, bagian luka terasa hangat, bengkak, merah, dan mengeluarkan nanah, kesulitan buang air, nyeri yang tidak kunjung berkurang, atau disertai muntah.
Oleh karena itu, jika anda ingin luka pasca operasi bisa cepat sembuh dan terhindar dari risiko infeksi, penting untuk mengetahui cara merawat luka dengan benar.
Mengutip dari laman www.hansaplast.id berikut sepuluh hal penting yang harus diperhatikan untuk merawat luka pasca operasi.
Ikuti instruksi dokter
Patuhi instruksi yang diberikan oleh dokter dan perawat. Pasca operasi ada beberapa perintah yang perlu dihindari seperti larangan untuk mandi atau mengangkat beban berat. Kepatuhan terhadap instruksi ini sangat penting agar tidak memperburuk rasa nyeri, mencegah timbulnya luka baru, dan membantu mempercepat proses pemulihan.
Periksa luka secara rutin
Selama fase penyembuhan, sebaiknya anda tetap kontrol luka ke rumah sakit secara berkala. Terkadang, meskipun sudah merasa kondisi tubuh dalam keadaan baik,pemeriksaan dokter juga diperlukan karena dokter mampu melakukan penilaian yang lebih mendalam. Pemeriksaan ini juga dapat mendeteksi adanya infeksi ataupun penyesuaian dosis obat yang tidak dapat diketahui oleh pasien.
Cegah infeksi
Anda perlu berhati-hati saat menyentuh area luka. Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan tangan dengan cara cuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh ataupun mengganti perban. Langkah ini bertujuan supaya mencegah masuknya kuman yang dapat menyebabkan infeksi selama pemulihan.
Perhatikan kondisi sayatan
Pastikan memantau bekas sayatan untuk memastikan tidak terjadi infeksi. Anda juga bisa memeriksa hal lain seperti memastikan jahitan masih utuh, memperhatikan perubahan warna kulit di sekitar luka, dan melihat apakah terdapat cairan yang keluar dari luka. Apabila ditemukan tanda-tanda yang mencurigakan seperti kemerahan, bengkak, keluar nanah, maka sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
