
Ilustrasi seorang lansia yang mengalami osteoporosis dibantu berjalan oleh istrinya. (Freepik)
JawaPos.com - Osteoporosis adalah kondisi ketika kepadatan dan kualitas tulang menurun, sehingga tulang menjadi rapuh dan keropos. Penyakit ini biasanya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, dan baru diketahui setelah penderita mengalami patah tulang dan rasa nyeri di area pinggul atau tulang belakang.
Seiring bertambahnya usia, risiko osteoporosis semakin meningkat, terutama pada wanita setelah menopause akibat penurunan hormon estrogen. Pada dasarnya, tulang manusia dapat beregenerasi dengan cepat ketika masih padat dan kuat.
Namun, seiring bertambahnya usia, proses penggantian tulang lama dengan tulang baru melambat, sehingga membuat tulang secara bertahap menjadi rapuh. Akibatnya, kepadatan tulang berkurang, tulang semakin keropos, dan risikonya untuk mengalami patah atau retak pun meningkat.
Penyebab Osteoporosis dan Gejalanya
Osteoporosis terjadi akibat menurunnya kemampuan tubuh dalam membentuk struktur tulang baru, sehingga kepadatan tulang semakin berkurang. Proses penurunan regenerasi tulang ini umumnya mulai terjadi ketika seseorang menginjak usia sekitar 35 tahun.
Dikutip dari Alodokter, ada berbagai hal lain yang dapat meningkatkan risiko osteoporosis, di antaranya kekurangan vitamin D, rendahnya kadar kalsium (hipokalsemia), gangguan hormon dan kurang beraktivitas fisik.
Penderita osteoporosis umumnya akan mengalami beberapa gejala, dan yang paling umum adalah nyeri punggung, biasanya kondisi ini disebabkan oleh keropos atau rapuhnya tulang belakang. Kondisi ini juga dapat memengaruhi postur tubuh yang semakin membungkuk, serta menyebabkan tinggi badan berkurang secara perlahan.
Upaya Pencegahan Agar Tidak Terkena Osteoporosis
Dikutip dari Halodoc, terdapat beberapa langkah untuk membantu mencegah osteoporosis. Salah satunya adalah rutin melakukan latihan fisik, terutama aktivitas yang melibatkan beban, karena bermanfaat dalam meningkatkan kepadatan tulang.
Selain itu, menerapkan pola makan sehat dengan memperbanyak asupan vitamin D juga penting, baik melalui konsumsi makanan bergizi maupun suplemen, sebab vitamin ini berperan untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi.
Gaya hidup sehat juga perlu diterapkan dengan menghentikan kebiasaan merokok serta menghindari minuman beralkohol. Tak kalah penting, biasakan berjemur di bawah sinar matahari pagi sebelum pukul 9, sekitar 10 menit setiap hari, untuk membantu tubuh memproduksi vitamin D secara alami.
Pada beberapa kondisi tertentu, osteoporosis sulit untuk dicegah. Jika ada pasien lansia yang mengalami osteoporosis, biasanya dokter akan memberikan obat-obatan seperti bifosfonat, antibodi monoklonal dan abaloparatide untuk meningkatkan kepadatan tulang. (*)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
