
Ilustrasi lansia (Pexels)
Jawapos.com - Mempertahankan kepadatan dan kekuatan sistem rangka di usia senja merupakan investasi penting agar lansia tetap dapat bergerak aktif dan mandiri tanpa ketergantungan.
Upaya pencegahan pengeroposan tulang harus dilakukan secara berkesinambungan melalui pemenuhan nutrisi spesifik serta modifikasi lingkungan fisik.
Melansir dari Alodokter, RS Pondok Indah, dan Halodoc, berikut adalah sepuluh cara krusial mencegah osteoporosis pada lansia demi masa tua yang produktif:
Konsumsi Makanan Tinggi Kalsium Setiap Hari:
Kalsium merupakan material dasar pembentuk matriks tulang yang wajib dipenuhi melalui asupan harian seperti susu rendah lemak, tahu, tempe, dan teri. Pemenuhan kalsium yang konsisten mencegah tubuh mengambil cadangan kalsium dari tulang untuk kebutuhan darah.
Penuhi Asupan Vitamin D dari Sinar Matahari:
Tubuh membutuhkan asupan Vitamin D yang adekuat agar usus dapat menyerap kalsium yang dikonsumsi secara optimal ke dalam sistem rangka. Rutin berjemur pada pagi hari selama 15 menit tanpa tabir surya membantu sintesis Vitamin D alami kulit.
Rutin Berolahraga dengan Beban Ringan:
Latihan fisik yang memberikan beban pada tulang seperti berjalan kaki atau senam aerobik ringan merangsang aktivitas sel osteoblas. Sel ini bertugas membentuk jaringan tulang baru, sehingga memperlambat laju pengeroposan mikrostruktur tulang.
Hindari Kebiasaan Merokok:
Kandungan zat beracun dalam rokok dapat menghambat sirkulasi darah ke tulang serta mengganggu penyerapan kalsium di saluran cerna. Selain itu, merokok mempercepat penurunan kadar estrogen yang berakibat langsung pada pengeroposan tulang lansia.
Batasi Konsumsi Kafein dan Alkohol:
Konsumsi kopi kental atau teh berlebih yang mengandung kafein tinggi dapat meningkatkan ekskresi atau pembuangan kalsium melalui air kemih. Batasi konsumsi kafein harian dan hindari alkohol karena dapat merusak matriks kolagen pada tulang.
Hindari Duduk atau Berdiri Terlalu Lama:
Berada dalam posisi statis tanpa pergerakan menghambat pasokan aliran darah bernutrisi ke area persendian dan tulang belakang lansia. Lakukan peregangan ringan atau berjalan pendek setiap 40 menit sekali untuk merangsang kekuatan otot penyangga.
Gunakan Alas Kaki Anti-slip di Dalam Rumah:
Kasus fraktur akibat osteoporosis mayoritas dipicu oleh insiden terpeleset di area domestik seperti kamar mandi atau dapur. Menggunakan sandal rumah bersol karet dan memasang keset anti-selip sangat efektif meminimalkan risiko jatuh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
