Ilustrasi secangkir matcha hangat yang siap dikonsumsi (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Matcha adalah bubuk teh hijau berjenis camellia sinensis yang dibuat dari daun teh berkualitas tinggi yang ditanam secara khusus. Meskipun berasal dari tanaman yang sama dengan teh hijau dan teh hitam, perbedaan matcha terletak pada cara penanaman, pengolahan, hingga penyajiannya.
Tanaman teh untuk matcha ditanam dengan cara ditutup dari sinar matahari langsung beberapa minggu sebelum dipanen. Teknik ini meningkatkan kadar klorofil, menghasilkan warna hijau cerah, dan membuat kandungan nutrisinya lebih tinggi. Proses inilah yang menyebabkan matcha memiliki lebih banyak kafein dan tanin, menghasilkan komposisi nutrisi yang unik.
Karena dianggap sebagai alternatif yang lebih sehat, matcha kini digemari banyak orang sebagai pengganti kopi. Kandungan antioksidannya bermanfaat untuk melindungi tubuh dari paparan radikal bebas, menjaga kesehatan jantung, hingga menyehatkan kulit.
Manfaat Mengonsumsi Matcha
Dikutip dari Halodoc, penelitian menemukan bahwa kombinasi katekin dan kafein dalam matcha berpotensi membantu menurunkan serta mengontrol berat badan. Kandungan katekin dalam matcha juga berperan dalam mengurangi stres oksidatif, yaitu kondisi di mana jumlah radikal bebas lebih tinggi dari antioksidan dalam tubuh, sekaligus membantu mencegah peradangan.
Matcha juga memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, seperti menurunkan risiko aterosklerosis, tekanan darah tinggi, serta gagal jantung kongestif. Selain itu, konsumsi matcha dapat membantu menurunkan kadar trigliserida, LDL, dan kolesterol total.
Tidak hanya itu, matcha memiliki sifat anti-inflamasi yang bermanfaat untuk menenangkan kulit yang mengalami iritasi. Kandungan tanin di dalamnya juga dapat membantu mengurangi produksi sebum pada kulit berminyak, bahkan beberapa penelitian menemukan bahwa matcha dapat membantu mengatasi masalah jerawat.
Risiko Konsumsi Matcha Berlebihan
Tidak peduli seberapa banyak kandungan nutrisi dalam suatu minuman, konsumsi berlebihan tetap bisa berdampak buruk bagi kesehatan, termasuk pada matcha. Walaupun sering dianggap sebagai pengganti kopi yang lebih aman, terlalu banyak minum matcha tetap berisiko menimbulkan masalah kesehatan.
Melansir dari Alodokter, proses penanaman yang berbeda dari teh hijau biasa membuat matcha memiliki kandungan kafein yang lebih tinggi. Kafein memang dikenal mampu membantu tubuh tetap terjaga dan berenergi, tetapi bila dikonsumsi berlebihan akan mengakibatkan kesulitan tidur.
Selain itu, konsumsi kafein berlebih dapat memicu gejala asam lambung. Hal ini disebabkan kadar kafein yang tinggi bisa merangsang peningkatan produksi asam lambung. Terlalu banyak meminum matcha juga bisa melemahkan otot sfingter esofagus bagian bawah, terutama jika diminum saat perut kosong.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
