
Wanita yang sedang berada di kondisi tidak stabil (dok. freepik)
JawaPos.com - Estrogen dikenal sebagai hormon seks wanita, namun juga penting bagi pria dalam jumlah kecil. Ketika kadarnya terlalu tinggi, hormon ini dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan suasana hati hingga risiko penyakit serius. Memahami penyebab dan gejala estrogen tinggi sangat penting agar Anda dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat.
Melansir dari Medical News Today, estrogen berperan penting dalam perkembangan seksual, menjaga kesehatan tulang, mengatur kadar kolesterol, dan memengaruhi mood. Pada wanita, hormon ini mengatur pubertas, siklus menstruasi, kehamilan, hingga menopause. Pria juga memiliki estrogen dalam jumlah kecil, yang membantu keseimbangan hormon dan kesehatan jaringan tubuh.
Terdapat tiga jenis utama estrogen. Estrone (E1) menjadi bentuk dominan setelah menopause dan juga terdapat pada pria. Estradiol (E2) merupakan bentuk paling kuat, umumnya tinggi pada wanita usia subur, dan menjadi penanda kesehatan ovarium. Estriol (E3) diproduksi oleh plasenta dan meningkat selama kehamilan.
Kenapa Kadar Estrogen Bisa Meningkat?
Estrogen dapat meningkat akibat produksi berlebih, gangguan metabolisme hormon, atau masalah pembuangan hormon. Ketidakseimbangan ini sering disebut estrogen dominance, yaitu kondisi ketika kadar estrogen jauh lebih tinggi dibanding progesteron pada wanita.
Beberapa faktor yang memicu kelebihan estrogen antara lain obesitas, stres berkepanjangan, konsumsi alkohol berlebihan, ketidakseimbangan bakteri usus (dysbiosis), paparan xenoestrogen seperti BPA dan ftalat dari plastik atau produk perawatan, penggunaan obat-obatan tertentu, serta kondisi kesehatan seperti PCOS, fibroid, endometriosis, resistensi insulin, dan beberapa jenis tumor.
Wanita dengan kadar estrogen tinggi dapat mengalami kenaikan berat badan terutama di area pinggang dan pinggul, menstruasi yang sangat berat atau sangat ringan, PMS parah, kelelahan, fibroid rahim, kista payudara, penurunan libido, gangguan mood, perut kembung, sakit kepala, gangguan tidur, dan kerontokan rambut.
Pada pria, estrogen tinggi dapat menimbulkan pembesaran payudara (ginekomastia), disfungsi ereksi, dan infertilitas. Penelitian juga menunjukkan kaitan antara kadar estrogen tinggi dengan meningkatnya risiko depresi pada pria.
Berapa Rentang Normalnya?
Prada wanita, kadar estrogen bervariasi sesuai usia dan kondisi. Sebelum menopause, estrone normalnya 17-200 pg/mL dan estradiol 15-350 pg/mL. Setelah menopause, estrone berkisar 7-40 pg/mL dan estradiol di bawah 10 pg/mL.
Pada pria dewasa, estrone normalnya 10–60 pg/mL dan estradiol 10–40 pg/mL. Angka ini tidak meningkat signifikan setelah pubertas, berbeda dengan wanita.
Perlu diingat jika selain kelebihan, kadar estrogen yang terlalu rendah juga dapat menyebabkan masalah seperti gangguan siklus menstruasi, penurunan kepadatan tulang, dan perubahan suasana hati, baik pada pria maupun wanita.
Bagaimana Cara Menurunkan Estrogen?

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
