
Ilustrasi nyeri payudara (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Nyeri payudara atau mastalgia merupakan keluhan umum yang sering dialami wanita, terutama menjelang menstruasi, masa kehamilan, atau ketika mengalami perubahan hormonal tertentu.
Gejala nyeri payudara tidak selalu berkaitan dengan siklus haid sebab ada banyak faktor lain yang dapat memicunya.
Memahami penyebab nyeri payudara sangat penting agar penanganan tepat dapat dilakukan lebih cepat dan mencegah risiko kesehatan lebih serius pada wanita.
Dilansir dari laman Halodoc dan Mayo Clinic, berikut ini penyebab nyeri payudara yang perlu dikenali agar tidak salah dalam memahami kondisi tubuh.
1. Fluktuasi Hormon
Fluktuasi hormon merupakan penyebab utama nyeri payudara, terutama menjelang menstruasi, kehamilan, menopause, atau pubertas yang memengaruhi sensitivitas jaringan sehingga muncul rasa tidak nyaman.
Peningkatan hormon estrogen dan progesteron menjelang haid dapat menyebabkan payudara membengkak, terasa nyeri tekan, hingga menimbulkan ketidaknyamanan pada beberapa hari tertentu.
Kehamilan juga sering memunculkan nyeri payudara akibat lonjakan hormon, bahkan kelembutan payudara bisa menjadi tanda awal kehamilan pada trimester pertama.
Meski terasa mengganggu, nyeri payudara akibat fluktuasi hormon biasanya mereda atau hilang setelah siklus menstruasi selesai berlangsung.
2. Perubahan Payudara Fibrokistik
Perubahan fibrokistik pada payudara tidak berbahaya, namun dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti benjolan, kista, atau tekstur payudara yang terasa lebih padat.
Gejala perubahan fibrokistik meliputi payudara gatal, puting sensitif, serta adanya rasa kencang atau lebih tebal dibanding kondisi normal sebelumnya.
Keluhan biasanya memburuk menjelang menstruasi akibat pengaruh hormon, lalu cenderung mereda setelah wanita memasuki masa menopause.
Meskipun tidak berbahaya, kondisi fibrokistik sering menimbulkan kekhawatiran sehingga pemeriksaan medis tetap dianjurkan untuk memastikan kesehatan payudara.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
