Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 September 2025 | 20.25 WIB

Mau Operasi Lasik Mata Minus? Pahami Biaya, Metode, dan Panduan Penting Sebelum Memutuskan

Ilustrasi pemeriksaan mata sebelum operasi lasik (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi pemeriksaan mata sebelum operasi lasik (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Operasi lasik untuk mata minus menjadi pilihan banyak orang yang ingin bebas dari kacamata atau lensa kontak, terutama bagi mereka yang aktivitasnya sering terganggu karena masalah penglihatan. Prosedur ini menawarkan peningkatan penglihatan yang relatif cepat serta pemulihan yang lebih singkat dibanding beberapa alternatif lain. Namun, keputusan melakukan operasi ini harus disertai pemahaman tentang biaya, metode, risiko, dan kesiapan fisik.

Biaya Operasi Lasik

Mengutip dari Halodoc, biaya lasik di Indonesia berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 35 juta per mata, tergantung jenis teknologi dan fasilitas klinik. Di Indonesia, ada beberapa metode lasik, seperti Femto LASIK dan ReLEx SMILE, yang masing-masing punya keunggulan dan harga berbeda. Menurut Ciputra SMG Eye Clinic, biaya operasi lasik per mata menggunakan kedua metode tersebut umumnya berkisar antara Rp 10 juta hingga Rp 32 juta.

Biaya tambahan juga harus diperhitungkan, seperti biaya konsultasi awal, pemeriksaan kornea, simulasi refraksi, obat tetes pascaoperasi, dan kontrol ulang. Beberapa klinik mungkin sudah memasukkan jasa konsultasi dan obat-obatan dalam paket, tetapi ada juga yang belum termasuk biaya pascaoperasi.

Metode Operasi Lasik

Metode FemtoLASIK menggunakan laser femtosecond untuk membentuk flap kornea sebelum dilakukan reshaping dengan laser excimer. Sementara itu, ReLEx SMILE memotong lentikula kecil tanpa membuat flap lebar. Pemilihan metode sangat dipengaruhi oleh kondisi kornea, stabilitas minus, dan keinginan pasien terhadap waktu pemulihan.

Salah satu keuntungan ReLEx SMILE adalah insisi yang lebih kecil, sehingga risiko mata kering dan waktu pemulihan cenderung lebih cepat. Namun, tidak semua klinik menyediakan metode ini, dan harganya biasanya lebih tinggi dibandingkan metode lasik konvensional.

Panduan Sebelum Operasi Lasik

Sebelum memutuskan lasik, ada beberapa panduan penting yang perlu diperhatikan agar hasilnya optimal:

  1. Pilih klinik terpercaya: Pastikan klinik memiliki reputasi baik dan tenaga medis yang berpengalaman.
  2. Lakukan pemeriksaan menyeluruh: Ketebalan kornea, stabilitas minus, dan kesehatan mata harus dicek sebelum dinyatakan sebagai kandidat lasik.
  3. Pahami metode lasik: Diskusikan dengan dokter apakah lebih cocok Femto LASIK atau ReLEx SMILE.
  4. Siapkan biaya tambahan: Jangan hanya menghitung biaya operasi, tetapi juga obat-obatan, kontrol, dan tindak lanjut.
  5. Ikuti instruksi pascaoperasi: Gunakan tetes mata sesuai anjuran, hindari aktivitas berat, dan lakukan kontrol rutin.
  6. Perhatikan risiko efek samping: Seperti mata kering atau silau di malam hari, meski biasanya bersifat sementara.
  7. Konsultasikan asuransi: Umumnya lasik tidak ditanggung BPJS atau asuransi standar, sehingga perlu dana pribadi.
  8. Pertimbangkan kesiapan mental: Lasik adalah prosedur elektif, jadi keputusan harus dibuat tanpa paksaan dan dengan pemahaman penuh.

Pemulihan dan Risiko

Beberapa risiko yang mungkin muncul selepas lasik termasuk mata kering, penglihatan kabur sementara, silau, atau ghosting di malam hari. Kebanyakan efek samping ini bersifat sementara dan akan membaik dalam beberapa hari hingga minggu. Waktu pemulihan bervariasi tergantung metode yang dipilih; beberapa pasien bisa melihat perbaikan dalam 1–2 hari, namun pemulihan penuh bisa memakan waktu beberapa minggu. Pasien juga perlu mengikuti instruksi pascaoperasi dengan ketat, termasuk menggunakan tetes mata dan menghindari aktivitas yang bisa membebani mata.

Lasik tidak dicover oleh BPJS karena dianggap sebagai prosedur elektif dan kosmetik, bukan kondisi medis yang wajib ditangani segera. Oleh karena itu, pasien harus menyiapkan biaya sendiri.

Bagi banyak orang, keuntungan jangka panjang dari lasik termasuk tidak perlu lagi membeli kacamata atau lensa kontak, lebih nyaman dalam aktivitas harian, dan penglihatan yang lebih jelas. Namun, keputusan ini harus dibuat berdasarkan pertimbangan matang, termasuk kondisi keuangan, kesehatan mata, dan kesiapan mental.

Secara keseluruhan, operasi lasik mata minus di Indonesia menawarkan solusi menarik untuk meningkatkan kualitas hidup. Dengan memahami biaya, metode, manfaat, dan risiko, siapa pun dapat membuat keputusan yang lebih bijak dalam memilih lasik yang sesuai kebutuhan dan kondisi mereka.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore