Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 September 2025 | 16.12 WIB

Sering Berkeringat Berlebihan Tanpa Sebab? Waspada Bisa Jadi Hiperhidrosis, Begini Penjelasannya

Ilustrasi seseorang yang mengalami hiperhidrosis. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang mengalami hiperhidrosis. (Freepik)

JawaPos.com - Berkeringat merupakan respons alami tubuh untuk menjaga suhu tubuh tetap normal ketika cuaca panas atau saat melakukan aktivitas fisik. Keringat yang keluar dari pori-pori kulit membantu mendinginkan tubuh melalui proses penguapan. Dalam kondisi normal, kulit bahkan memproduksi sekitar 1-2 liter keringat per hari, tergantung pada aktivitas dan kondisi lingkungan. Proses berkeringat ini diatur oleh sistem saraf otonom yang bekerja secara otomatis tanpa kita sadari.

Namun, ada kalanya tubuh memproduksi keringat dalam jumlah berlebihan bahkan tanpa adanya pemicu seperti panas atau aktivitas fisik yang intens. Kondisi ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup seseorang. Keringat berlebihan yang tidak normal ini biasanya terjadi di bagian tubuh seperti telapak tangan, kaki, ketiak, atau wajah. Produksi keringat diluar batas normal seperti ini disebut dengan istilah hiperhidrosis.

Hiperhidrosis sendiri merupakan kondisi medis yang ditandai dengan produksi keringat yang berlebihan dan tidak terkontrol, bahkan saat tubuh tidak memerlukan pendinginan. Penderita hiperhidrosis dapat mengeluarkan keringat 4-5 kali lebih banyak dari orang normal dalam kondisi yang sama.

Kondisi ini sering kali menimbulkan ketidaknyamanan fisik, bahkan beberapa orang mengalami masalah psikologis seperti rasa malu, cemas, dan penurunan kepercayaan diri. Hiperhidrosis sebenarnya dapat terjadi pada siapa saja, namun lebih sering dimulai pada masa remaja atau awal dewasa.

Berdasarkan informasi dari Cleveland Clinic, hiperhidrosis dibagi menjadi dua jenis utama, di mana keduanya memiliki penyebab dan karakteristik yang berbeda. Perbedaan ini penting untuk dipahami karena akan menentukan cara pengobatan yang berbeda pula.

1. Hiperhidrosis Fokal Primer

Jenis hiperhidrosis ini merupakan gangguan kulit kronis yang disebabkan oleh perubahan genetik atau mutasi yang diturunkan dari keluarga. Kondisi ini adalah tipe hiperhidrosis yang paling sering ditemukan dan biasanya menyerang area spesifik seperti ketiak, telapak tangan, kaki, dan wajah. Hiperhidrosis ini umumnya mulai muncul sebelum seseorang mencapai usia 25 tahun dan cenderung berlangsung sepanjang hidup.

2. Hiperhidrosis Umum Sekunder

Hiperhidrosis sekunder dapat terjadi akibat kondisi medis tertentu atau karena efek samping dari penggunaan obat-obatan. Beberapa penyakit yang dapat memicu kondisi ini meliputi diabetes mellitus, penyakit parkinson, hipertiroidisme, dan gangguan hormonal lainnya. Adapun obat-obatan seperti naproxen dan beberapa jenis antidepresan juga dapat menyebabkan keringat berlebihan. Bahkan pada beberapa kasus, hiperhidrosis sekunder dapat membuat penderitanya berkeringat berlebihan ketika sedang tidur.

Meskipun hiperhidrosis tidak mengancam jiwa, kondisi ini tetap memerlukan penangan medis yang tepat jika dirasa sudah sangat mengganggu kualitas hidup seseorang.

Seperti yang dilansir Hello Sehat, ada beberapa pilihan pengobatan mulai dari terapi sederhana hingga prosedur medis yang lebih kompleks. Pemilihan cara pengobatan juga akan disesuaikan kembali dengan tingkat keparahan, lokasi keringat berlebih, dan respons terhadap terapi sebelumnya.

1. Terapi Obat-obatan

Kamu dapat mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan dokter, termasuk anticholinergic agents seperti glycopyrrolate dan oxybutynin untuk mengurangi keringat berlebihan. Adapun obat antidepresan dan beta-blocker juga dapat digunakan untuk mengontrol keringat yang dipicu oleh kecemasan atau stres.

Selain obat oral, ada juga produk seperti tisu obat yang mengandung glycopyrronium tosylate dan gel aluminium klorida yang dapat dioleskan langsung pada area bermasalah.

2. Terapi Medis Lanjutan

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore