Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 5 September 2025 | 12.00 WIB

Jangan Asal Konsumsi! Mengupas Fakta di Balik 5 Kandungan Suplemen yang Diklaim Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi

Suplemen kesehatan (Dok. Freepik) - Image

Suplemen kesehatan (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Banyak orang mencari cara untuk meningkatkan konsentrasi dan daya fokus, terutama di tengah tuntutan pekerjaan, belajar, maupun aktivitas sehari-hari. Beberapa suplemen seperti ginkgo biloba, ginseng, kafein, asam lemak omega-3, vitamin B, dan polifenol sering dipromosikan mampu mendukung fungsi kognitif. Namun, penelitian sejauh ini menunjukkan hasil yang bercampur dan belum sepenuhnya meyakinkan.

Beberapa produk mengandung zat aktif yang diyakini dapat memengaruhi kesehatan otak. Sayangnya, kebanyakan penelitian masih fokus pada fungsi zat tersebut dalam makanan, bukan dalam bentuk suplemen. Oleh karena itu, masih diperlukan riset lebih lanjut untuk mengetahui efektivitasnya jika dikonsumsi sebagai kapsul atau tablet.

Selain itu, FDA (Food and Drug Administration) di Amerika Serikat mengatur suplemen sebagai makanan, bukan obat. Artinya, produk ini tidak melalui proses pengujian keamanan dan efektivitas seketat obat medis. Inilah alasan mengapa sangat penting untuk konsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengkonsumsinya.

Melansir dari Medical News Today, ini 5 kandungan suplemen yang dikenal banyak orang bisa meningkatkan fokus, namun apa benar faktanya demikian?

1. Ginkgo Biloba

Ginkgo biloba, yang berasal dari daun pohon ginkgo, kerap disebut mampu meningkatkan memori, kemampuan belajar, dan kecepatan reaksi. Beberapa studi menunjukkan potensi suplemen ini dalam melancarkan sirkulasi darah, meningkatkan suplai oksigen ke otak, serta melindungi sel saraf dari kerusakan akibat radikal bebas.

Meski demikian, penelitian masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten. Sebagian riset menemukan adanya perbaikan fungsi kognitif, sementara studi lainnya tidak menemukan manfaat signifikan, terutama pada penderita demensia.

2. Ginseng 

Ginseng sering digunakan sebagai tonik untuk meningkatkan energi dan daya pikir. Beberapa penelitian menyebutkan konsumsi jangka panjang (minimal lima tahun) mungkin mendukung fungsi kognitif di usia lanjut. Namun, dalam jangka pendek, manfaatnya masih belum terbukti jelas.

Sebuah ulasan pada tahun 2020 yang dipublikasikan melalui PubMed Central, menemukan bahwa ginseng berpotensi meningkatkan daya ingat kerja (working memory) dan konsentrasi, tetapi bukti ilmiahnya masih terbatas sehingga memerlukan kajian lebih mendalam.

3. Kafein

Kafein adalah stimulan yang paling dikenal dan sering digunakan untuk menambah fokus. Konsumsi dalam dosis rendah terbukti dapat meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi. Namun, konsumsi rutin justru dapat menurunkan efektivitasnya karena tubuh beradaptasi.

Selain itu, kafein dapat menimbulkan efek samping pada sebagian orang, seperti pusing, gangguan pencernaan, dan detak jantung cepat. Dengan demikian, manfaatnya perlu dipertimbangkan dengan risiko yang mungkin muncul.

4. Asam Lemak Omega-3

Omega-3, yang banyak terdapat pada ikan berlemak seperti salmon, sarden, dan tuna, berperan penting dalam fungsi otak, khususnya memori dan perhatian. Beberapa studi menunjukkan manfaatnya pada anak-anak, meski hasil penelitian pada usia dewasa masih bervariasi.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore