
Ilustrasi demam tinggi ketika mengalami tipes (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Demam tifoid atau tipes adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi, lalu menginfeksi saluran pencernaan dan menyebar ke aliran darah. Tipes umum ditemukan di Indonesia dan bisa menyerang siapa saja.
Sayangnya, masih banyak orang yang salah paham dan menganggap tipes disebabkan karena kecapean. Padahal, faktanya kecapean hanya memicu penurunan daya tahan tubuh, sehingga seseorang lebih rentan terhadap infeksi bakteri Salmonella typhi. Penyebab utamanya tetap karena mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi.
Tipes dapat memicu komplikasi serius. Menurut Alodokter, komplikasi yang paling sering terjadi adalah pendarahan di saluran pencernaan yang butuh transfusi darah dan robekan di saluran pencernaan yang bisa berkembang menjadi peritonitis. Komplikasi lain yang mungkin muncul adalah infeksi kandung kemih, meningitis, gagal ginjal, peradangan di otot jantung (miokarditis), hingga peradangan di lapisan dalam jantung (endokarditis).
Untuk mencegah komplikasi, penting untuk segera memeriksakan diri jika muncul gejala. Gejala tipes muncul bertahap, mulai dari demam naik turun, sakit kepala, dan nyeri otot. Jika tidak ditangani, gejalanya bisa semakin parah, seperti demam tinggi (39-40 derajat), diare atau sembelit, serta mual dan muntah.
Oleh karena itu, pengobatan yang tepat sejak awal sangat penting. Melansir dari laman keslan.kemkes.go.id, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menangani tipes:
1. Istirahat yang Cukup
Penderita tipes, dianjurkan untuk istirahat yang cukup dan tidak melakukan aktivitas berat. Selama masa sakit, penderita perlu mengumpulkan energi untuk melawan bakteri tersebut, karena istirahat yang cukup dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Bahkan untuk penderita yang berada di fase akut dimana demam masih tinggi dan gejala lainnya masih berat, disarankan untuk bedrest atau istirahat total di tempat tidur.
2. Minum Paracetamol
Penderita tipes biasanya dapat mencapai demam hingga 39-40 derajat. Walaupun begitu, demam yang dialami setiap orang bisa berbeda-beda. Jika demam mencapai rentang 38-40 derajat, maka dapat diberikan paracetamol. Namun, jika demam di rentang 37,5-37,9 derajat, maka dapat di kompres menggunakan air hangat pada bagian dahi, ketiak, atau lipatan paha untuk membantu menurunkan suhu tubuhnya.
3. Menggunakan Pakaian Tipis
Pakaian yang tipis dan menyrap keringan memungkikan udara lebih mudah bersirkualsi di sekitar tubuh. Pemilihan pakaian yang ini dapat membantu proses pengeluaran panas dari tubuh dan membantu proses pendinginan alami. selain itu, kombinasi dengan penggunaan pakaian tips dan bedrest akan membantu proses pemulihan lebih maksimal.
4. Perbanyak Minum
Demam tinggi yang dialami penderita tipes dapat menyebabkan dehidrasi, maka diperlukan asupan cairan yang lebih banyak. Umumnya orang yang sedang tipes akan terus berkeringat, mengalami diare dan muntah, hal inilah yang menyebabkan kemungkinan dehidrasi bagi penderita. Sebagai gantinya, penderita dapat mengonsumsi lebih banyak air putih buat minum oralit. Jika dilakukan, upaya ini dapat menurunkan risiko komplikasi seperti gagal ginjal.
5. Pemberian Antibiotik
Antibiotik sangat umum diberikan pada penderita tipes. DOkter biasanya meresepkan antibiotik seperti ciprofloxacin, ceftriaxone, dan azithromycin. Pemberian obat-obatan ini disesuaikan kembali dengan tingkat keparahan infeksi dan kondisi penderita. Perlu diingat, antibiotik harus diminum selama 2-3 minggu, meskipun gejala tipes sudah membaik. Karena penghentian antibiotik sebelum waktunya dapat menyebabkan bakteri menjadi resisten dan infeksi dapat kambuh kembali bahkan dengan kondisi yang lebih parah.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
