Ilustrasi seseorang terkena penyakit gondok (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Banyak orang mungkin masih bingung membedakan antara gondongan dan gondok. Walaupun penyebutannya mirip, keduanya adalah penyakit yang sangat berbeda.
Gondongan disebabkan oleh virus dan menimbulkan demam serta nyeri, sementara gondok (atau goiter) tidak menimbulkan rasa nyeri dan berkembang secara perlahan.
Gondok adalah penyakit yang menyebabkan pembengkakan pada kelenjar tiroid, yang normalnya berfungsi mengatur metabolisme tubuh melalui produksi hormon tiroid. Ketika fungsi tiroid terganggu, muncul benjolan di bagian depan leher.
Pembengkakan ini umumnya terjadi karena kekurangan yodium, namun, menurut Mayo Clinic, ada beberapa faktor lain yang bisa memicu gondok:
1. Kekurangan Yodium
Kekurangan yodium merupakan penyebab paling umum terjadi gondok. Yodium merupakan mineral yang sangat dibutuhkan untuk produksi hormon tiroid di dalam tubuh. Maka, ketika asupan yodium harian tidak mencukupi, produksi hormon tiroid pun akan menurun drastis. Kondisi ini menyebabkan tiroid bekerja lebih keras dan mengakibatkan pembesaran pada kelenjar tiroid akibat rangsang berlebihan ini.
2. Penyakit Hashimoto
Penyakit hashimoto merupakan salah satu gangguan autoimun dimana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan kelenjar tiroid. Kondisi ini menyebabkan peradangan dan kerusakan pada jaringan tiroid sehingga produksi hormon menjadi tidak optimal. Hal ini juga lah menyebabkan kelenjar pituitari merangsang tiroid secara berlebihan untuk memproduksi lebih banyak hormon yang akhirnya mengakibatkan pembesaran kelenjar.
3. Penyakit Graves
Penyakit graves juga merupakan gangguan autoimun yang terjadi ketika sistem imun menghasilkan protein yang meniru fungsi TSH (Thyroid Stimulating Hormone). Protein ini akan merangsang kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon secara berlebihan. Kondisi ini jugalah yang memicu pertumbuhan tiroid.
4. Nodul Tiroid
Nodul tiroid merupakan pertumbuhan sel-sel tiroid yang tidak teratur dan berbentuk seperti benjolan pada kelenjar. Seseorang dapat memiliki satu nodul atau beberapa nodul sekaligus yang biasa disebut gondok multinodular. Walaupun penyebab pasti belum diketahui, tetapi ada beberapa kemungkinan dari faktor genetik, pola makan, dan gaya hidup. Selain itu, sebagian besar nodul tiroid tidak berbahaya dan bersifat jinak.
5. Kanker Tiroid
Walaupun kanker tiroid jarang terjadi dibandingkan kanker lainnya, tetapi tetap ada sekitar 5 persen dari kasus nodul tiroid yang ternyata merupakan kanker yang perlu penangan khusus. Meskipun begitu, kanker tiroid umumnya masih bisa diobati.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
