Ilustrasi seseorang yang sedang memeriksa area sariawan pada bibirnya (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Sariawan, atau dalam bahasa medis disebut stomatitis aphtosa, adalah masalah kesehatan mulut yang umum dialami banyak orang, ditandai dengan munculnya luka kecil berwarna putih dengan tepi kemerahan.
Luka ini biasanya muncul pada bagian dalam pipi, bibir, gusi, atau lidah. Kondisi ini sering kali menimbulkan rasa perih atau tidak nyaman, terutama saat makan, minum, atau berbicara.
Penyebab Seseorang Mengalami Sariawan
Dikutip dari Halodoc, sariawan biasanya disebabkan oleh jamur bernama candida albicans. Jamur ini memang tinggal di dalam mulut dalam jumlah kecil, namun dapat berkembang biak secara tidak teratur.
Selain dari infeksi jamur, terdapat beberapa faktor lain yang menjadi penyebab seseorang mengalami sariawan. Faktor paling umum adalah akibat dari cedera kecil, seperti saat menyikat gigi terlalu keras dan mengenai gusi atau bagian lain.
Berikutnya, kekurangan vitamin dan nutrisi tertentu seperti vitamin B kompleks, zinc, asam folat, dan zat besi. Kurangnya asupan vitamin B kompleks menyebabkan kemampuan regenerasi sel tubuh akan melemah, sehingga lapisan pelindung di dalam mulut akan lebih mudah terluka.
Perubahan hormonal juga dapat memengaruhi tubuh sehingga lebih mudah mengalami sariawan. Kadar hormon dalam tubuh yang tidak stabil dapat memicu peningkatan aliran darah ke jaringan gusi dan mulut, sehingga membuatnya lebih rentan iritasi yang bisa berkembang menjadi sariawan.
Faktor terakhir adalah hal yang sering terlupakan, yaitu mengganti sikat gigi secara rutin per 3 bulan sekali. Penggunaan sikat gigi yang terlalu lama dapat menjadi sarang kuman berbahaya, yang bisa menginfeksi mulut.
Cara Mengatasi Sariawan di Dalam Mulut
Pada kondisi normal, sariawan akan sembuh sendirinya dalam rentang waktu 1-2 minggu. Terdapat juga upaya tambahan yang bisa dilakukan, seperti mengompres area sariawan dengan air dingin dan menggunakan obat kumur mengandung antiseptik.
Dikutip dari Alodokter, agar sariawan tidak datang kembali dapat dilakukan dengan cara pencegahan seperti menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut. Cara ini akan mengontrol pertumbuhan bakteri yang berisiko menjadi infeksi penyakit.
Lalu, menyikat gigi dengan cara yang benar dan teratur. Jika kamu menyikat gigi dengan cara yang keliru, akan berakibat pada gusi atau dinding mulut yang terluka. Oleh karena itu, diperlukan adanya sosialisasi cara menyikat gigi yang baik dan benar sejak dini.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
