Ilustrasi seseorang yang sedang membersihkan telinga (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Kebiasaan membersihkan telinga menggunakan cotton bud sudah melekat sebagai rutinitas sehabis mandi bagi sebagian orang. Rutinitas ini dianggap sebagai bagian dari menjaga kebersihan diri.
Namun, pada kenyataannya, penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga justru dapat menimbulkan risiko yang cukup berbahaya. Bahkan, banyak dokter THT telah menegaskan bahwa cotton bud sebaiknya tidak digunakan untuk membersihkan telinga.
Dilansir dari HuffPost, Willian H. Shapiro, seorang ahli audiologi dan profesor klinis di NYU Langone Medical Center, menegaskan bahwa kotoran telinga sebenarnya adalah alat yang menjaga telinga agar tetap aman dari serangga. Ini menjelaskan bahwa adanya kotoran telinga bukanlah sekadar kotoran yang harus dibuang, melainkan dapat menjadi pelindung alami dari gangguan luar.
Selain itu, kotoran telinga juga dapat berfungsi sebagai pelumas alami yang mencegah kulit di dalam telinga menjadi kering dan gatal. Maka dari itu, jika kita menggunakan cotton bud untuk membersihkan telinga, kita justru menghilangkan perlindungan alami.
Penggunaan cotton bud yang terlalu sering juga dapat menyebabkan iritasi pada saluran telinga. Kondisi ini dapat menimbulkan trauma lokal yang memudahkan bakteri masuk melalui kulit. Akibatnya, telinga menjadi lebih rentan terhadap infeksi dan berbagai komplikasi lainnya.
Untuk itu, Rumah Sakit Permata Mufidah menjabarkan beberapa risiko penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga.
1. Penumpukan Kotoran Telinga
Penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga justru dapat memperburuk kondisi, karena cotton bud dapat mendorong kotoran lebih dalam ke saluran telinga.
Gerakan memutar atau menekan cotton bud yang biasa dilakukan sering kali memadatkan kotoran di bagian yang lebih dalam.
Kondisi ini dikenal sebagai impaksi serumen, yaitu di mana kotoran telinga mengeras dan menyumbat saluran telinga secara total.
Akibatnya, kondisi ini sering kali memerlukan bantuan medis profesional untuk membersihkan kotoran yang telah mengeras tersebut.
2. Cedera pada Struktur Telinga
Memasukkan cotton bud terlalu dalam dapat menyebabkan cedera pada berbagai struktur telinga yang sensitif.
Saluran telinga umumnya memiliki panjang sekitar 2,5 sentimeter dengan bagian luar yang keras, sementara bagian dalamnya cenderung lebih lunak.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
