Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 06.06 WIB

7 Tips Cegah Bahaya Microsleep saat Berkendara Menurut Pakar, Lakukan Ini demi Keselamatan

Ilustrasi seorang yang alami microsleep (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Microsleep atau dikenal dengan rasa kantuk yang tiba-tiba muncul saat berkegiatan, baik berkendara ataupun bekerja. Hal ini dapat memicu bahaya, walau hanya sepersekian detik. Kondisi ini dapat berakibat pada hilangnya fokus seseorang sehingga mengganggu produktivitas.

Kondisi microsleep kerap muncul ketika dalam keadaan lelah dan kurang tidur. Oleh karenanya, penting dalam mencegah supaya tidak berakibat fatal.  

Dilansir dari laman mayapadahospital.com, microsleep merupakan kondisi hilangnya kesadaran atau konsentrasi seseorang akibat rasa kantuk dan yang paling membahayakan terjadi bagi pengemudi di jalan.

Tanda-Tanda Microsleep

Menurut dr Paulina, tanda-tanda microsleep harus segera diwaspadai sebelum akhirnya menimbulkan kejadian yang tidak diinginkan, seperti mata yang sudah berkedip-kedip.  

"Microsleep biasanya ditandai dengan mata yang sudah berkedip-kedip, sering menguap, kemudian tubuhnya terasa rileks. Terkadang juga menunjukkan tanda nodding (kepala sudah terkantuk-kantuk)," jelasnya.

Tanda lainnya ketika seseorang mengalami microsleep, bisa diawali dengan hilang fokus atau melamun, tidak mendengar pembicaraan orang lain, bingung saat berkomunikasi, dan tidak menyadari apa yang terjadi.

Tips Cegah Bahaya Microsleep

Mengutip dari laman ipb.ac.id, pakar Ilmu Fisiologi, Fakultas Kedokteran IPB University, dr Samuel Stemi memberikan saran dalam rangka pencegahan yang harus dilakukan sebelum berangkat mengemudi, guna atasi microsleep saat berkendara, diantaranya:

  • Tidur yang cukup, minimal tujuh jam
  • Pastikan kondisi tubuh fit
  • Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala
  • Ajak teman untuk bergantian menyetir
  • Buatlah rencana rute dan waktu istirahat
  • Hindari alkohol
  • Usahakan tidak minum obat yang dapat sebabkan kantuk

Ketika berada di perjalanan, pengemudi disarankan untuk mempertahankan posisi duduk yang tegak dan nyaman. Selain itu, minum air putih yang cukup juga penting, hindari kebosanan dan istirahatlah setiap 1-2 jam di tempat yang aman jika kondisi perjalanan jauh.

Sebagai tips tambahan, bisa dilakukan dengan peregangan, menjaga jarak dengan kendaraan lain, dan hindari stimulus berlebih yang berakibat pada kelelahan mata.

Tidak Memaksa Diri Menjadi Pilihan yang Bijak

Saat kita sadar bagaimana kondisi tubuh ketika berkendara, cara ampuh dengan tidak memaksakan diri dan berhenti sejenak adalah pilihan bijaksana demi keselamatan.

Akan tetapi, jika tidak memungkinkan untuk berhenti dan istirahat, terdapat cara lain untuk pencegahan microsleep. Misalnya dengan makan permen, minum air putih, atau sesekali mengkonsumsi minuman berkafein untuk menyegarkan tubuh.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore