Ilustrasi: Kelelahan parah menjadi penyebab microsleep yang fatal bagi para pengemudi.
JawaPos.com - Musim mudik Lebaran selalu identik dengan perjalanan panjang dan kelelahan di jalan. Salah satu risiko yang sering mengintai para pemudik adalah microsleep, yaitu kondisi tertidur singkat selama beberapa detik tanpa disadari.
Meski hanya berlangsung sekitar 1–10 detik, microsleep sangat berbahaya. Dalam waktu tersebut kendaraan bisa melaju puluhan meter tanpa kendali, terutama jika melintas di jalan tol dengan kecepatan tinggi.
Microsleep biasanya dipicu oleh kurang tidur, perjalanan malam hari, atau mengemudi terlalu lama tanpa istirahat. Beberapa tanda yang sering muncul sebelum microsleep antara lain mata terasa berat, sering menguap, sulit fokus, dan tiba-tiba tidak ingat beberapa detik perjalanan yang baru dilalui.
Cara Mencegah Microsleep
Pencegahan microsleep dimulai sebelum perjalanan. Pastikan tubuh cukup istirahat, minimal tidur 7–8 jam sebelum berkendara jarak jauh. Selama perjalanan, lakukan istirahat secara berkala setiap 2–3 jam.
Jika rasa kantuk mulai muncul, jangan mengandalkan kopi atau minuman energi semata, karena efeknya bersifat sementara. Tidur singkat 15–20 menit di rest area jauh lebih efektif untuk memulihkan konsentrasi.
Peran Teknologi Keselamatan
Saat ini, sejumlah kendaraan modern telah dilengkapi fitur keselamatan seperti driver attention warning atau fatigue detection. Teknologi ini mampu mendeteksi pola mengemudi yang tidak normal dan memberikan peringatan kepada pengemudi untuk beristirahat.
Meski membantu, teknologi tetap tidak bisa menggantikan kondisi fisik pengemudi yang prima.
Ingat, keselamatan selama mudik jauh lebih penting daripada memaksakan diri cepat sampai tujuan. Mengenali bahaya microsleep bisa membantu pemudik menjaga perjalanan tetap aman hingga tiba di kampung halaman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022