Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Agustus 2025 | 22.47 WIB

Jangan Sepelekan Jalan Kaki! Studi Ungkap 7.000 Langkah Sehari Turunkan Risiko Kematian Dini dan 5 Penyakit Serius

Ilustrasi perempuan berjalan kaki (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi perempuan berjalan kaki (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Sebuah studi terbaru yang diterbitkan dalam The Lancet Public Health menunjukkan bahwa berjalan kaki 7.000 langkah sehari sudah cukup untuk menurunkan risiko berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, demensia, kanker, depresi, risiko jatuh, serta kematian dini.

Penelitian ini menganalisis 35 studi dari tahun 2014 hingga 2025 dengan lebih dari 16.000 peserta dewasa, yang meneliti hubungan antara jumlah langkah harian dan berbagai hasil kesehatan. Hasilnya, setiap tambahan langkah, bahkan sedikit pun, memberikan dampak positif.

"Setiap peningkatan jumlah langkah harian membawa manfaat kesehatan. Namun, target sekitar 7.000 langkah/hari bisa secara nyata menurunkan risiko banyak penyakit kronis," jelas Melody Ding, PhD., seorang profesor kesehatan dari University of Sydney di Australia, dikutip dari Medical News Today. 

Meskipun demikian, berjalan kaki sekitar 4.000 langkah per hari tetap memberikan manfaat kesehatan yang lebih baik dibanding hanya 2.000 langkah per hari. Manfaat kesehatan akan terus meningkat jika Anda berjalan kaki lebih dari 7.000 langkah, tetapi peningkatan manfaat ini cenderung melambat.

Oleh karena itu, jika Anda sudah terbiasa mencapai 10.000 langkah atau lebih, teruskan saja. Tidak ada alasan untuk mengurangi intensitasnya.

Manfaat Kesehatan dari 7.000 Langkah per Hari

Studi menunjukkan bahwa orang yang berjalan kaki rata-rata 7.000 langkah per hari memiliki risiko yang jauh lebih rendah terhadap berbagai masalah kesehatan berikut:

  • Kematian dini: turun 47%
  • Kanker: turun 6%
  • Penyakit jantung: turun 25%
  • Demensia: turun 38%
  • Depresi: turun 28%
  • Diabetes tipe 2: turun 14%

Bagaimana Mencapai 7.000 Langkah Sehari?

Pedoman kesehatan sering menekankan durasi olahraga sedang hingga berat, yaitu 150-300 menit per minggu. Namun, banyak orang kini lebih mudah menghitung langkah dengan smartwatch atau aplikasi ponsel, menjadikan langkah harian sebagai rekomendasi olahraga yang lebih mudah dicapai dan memberikan manfaat jangka panjang.

Menariknya, langkah harian tidak harus berasal dari olahraga formal. Anda dapat dengan mudah mencapainya melalui aktivitas sehari-hari, seperti berjalan kaki di kantor, di halaman rumah, atau di taman. Dengan demikian, target ini bisa dicapai oleh siapa pun tanpa harus mengeluarkan biaya atau waktu ekstra.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore