
Komunitas penyintas kanker Love & Healthy.
JawaPos.com – Pakar onkologi asal Tiongkok, Prof. Xu Kecheng, memperkenalkan pendekatan baru dalam penanganan kanker yang berfokus pada upaya memperpanjang usia sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien.
Menurutnya, kanker memang sulit dihilangkan sepenuhnya, namun dengan strategi tepat, penderita tetap bisa hidup berdampingan dengan penyakit tersebut dalam kondisi lebih sehat.
“Tujuan pengobatan bukan sekadar menghapus sel kanker, melainkan menjadikannya penyakit kronis yang masih memungkinkan pasien hidup lebih lama dengan kualitas hidup baik,” kata Prof. Xu dalam acara bertajuk Cancer Care: Minimally Invasive, Precise and Integrated, Selasa (19/8).
Sebagai Kepala Peneliti Ahli Spesialisasi Unggulan Pengobatan Klinis Nasional di Tiongkok, Xu menjelaskan ada empat teknologi canggih yang mendukung konsep ini, yakni Cryosurgery, Intervention, Nano Knife, dan Integrated Therapy.
Selain itu, ia menekankan enam pilar utama dalam penanganan kanker, mulai dari filosofi yang tepat, tim medis yang kompeten, teknologi dan peralatan mutakhir, lingkungan pendukung yang baik, hingga perawatan penuh kasih.
“Pasien berhak mendapatkan pengobatan yang tidak hanya memperpanjang usia, tetapi juga memberi kenyamanan dan meningkatkan kesehatan secara menyeluruh,” tambahnya.
Xu, yang juga Presiden Kehormatan International Society of Cryosurgery sekaligus pendiri Asean Society of Cryosurgery, menyampaikan bahwa dirinya bersama tim aktif membantu penderita kanker dari kalangan kurang mampu serta terus menyebarkan informasi penting bagi para penyintas agar bisa bertahan dengan kualitas hidup yang layak.
Senada dengan itu, Ketua Umum Indonesia Diaspora Network-China, Prof. Yenni Thamrin, menegaskan pentingnya kerja sama lintas negara. Menurutnya, kolaborasi Indonesia–Tiongkok dapat membuka peluang besar dalam membawa harapan baru bagi pasien dan penyintas kanker di Tanah Air.
Ia menyoroti praktik di Tiongkok yang mengintegrasikan pengobatan modern Barat dengan terapi tradisional Tiongkok, sehingga tercipta layanan komprehensif di rumah sakit kanker. Salah satu pendekatan yang diaplikasikan adalah Ultra Minimally Invasive Therapy, yakni metode pengangkatan tumor tanpa rasa sakit dan trauma yang minim bagi pasien.
Pendapat para pakar tersebut diharapkan menjadi pemicu terjalinnya kerja sama lebih luas antara Indonesia dan Tiongkok dalam bidang onkologi. Dengan semangat “Era Baru, Mimpi Baru: Melayani Indonesia, Memberkati Teman-Teman Indonesia”, langkah ini dinilai mampu membuka jalan menuju masa depan penanganan kanker yang lebih baik.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
