
Ketua Umum IDAI dr. Piprim Basarah Yanuarso. Foto: Istimewa
JawaPos.com-Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyambut baik langkah Presiden Prabowo Subianto yang menetapkan insentif sebesar Rp 30 juta per bulan bagi dokter spesialis, termasuk dokter spesialis anak, yang bertugas di daerah tertinggal. Kebijakan ini dianggap sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para tenaga medis yang melayani masyarakat di wilayah dengan akses kesehatan terbatas. Namun, IDAI juga menyampaikan tiga catatan penting agar kebijakan ini berjalan efektif dan berkelanjutan.
Ketua Umum Pengurus Pusat IDAI, DR. Dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A(K), mengapresiasi komitmen pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan dokter yang bertugas di daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Menurutnya, tunjangan tersebut akan menjadi motivasi kuat bagi para dokter untuk tetap mengabdi di wilayah yang selama ini kekurangan tenaga kesehatan.
"Namun, agar tujuan mulia ini dapat terlaksana secara efektif dan berkelanjutan, terdapat beberapa hal penting yang perlu diperjelas dan disempurnakan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (7/8).
Berikut adalah beberapa catatan terkait pemberian insentif kepada dokter spesialis di daerah tertinggal.
1. Status Penugasan Harus Jelas: Sementara atau Permanen?
IDAI menyoroti perlunya kejelasan status dokter spesialis penerima tunjangan. Apakah insentif ini hanya berlaku untuk mereka yang ditugaskan secara sementara melalui program seperti Nusantara Sehat atau PGDS, atau juga mencakup mereka yang menetap secara permanen?
Jika hanya untuk penugasan jangka pendek, pemerintah diminta menyiapkan insentif tambahan bagi mereka yang bersedia tinggal dan mengabdi dalam jangka panjang. Hal ini dinilai penting agar pelayanan kesehatan di daerah tertinggal bisa berlangsung secara berkesinambungan.
2. Tunjangan Harus Diberikan Penuh dan Tanpa Potongan
IDAI juga menekankan pentingnya jaminan bahwa insentif Rp30 juta diberikan secara utuh tanpa potongan apa pun. Untuk itu, perlu ada dasar hukum yang kuat agar implementasinya tidak mengalami kendala di lapangan.
Para dokter spesialis yang bekerja di daerah terpencil sudah menghadapi tantangan berat, sehingga hak mereka harus benar-benar dilindungi agar semangat pengabdian tetap terjaga.
3. Tempat Tinggal Layak dan Infrastruktur Kesehatan Wajib Dipenuhi
Tunjangan finansial saja tidak cukup. Pemerintah juga harus memastikan ketersediaan fasilitas pendukung, seperti tempat tinggal yang layak dengan akses listrik, air bersih, dan internet. Selain itu, infrastruktur fasilitas kesehatan juga harus dibenahi.
Rumah sakit dan puskesmas perlu dilengkapi dengan alat medis, obat-obatan, dan alat diagnostik agar dokter dapat memberikan layanan kesehatan secara optimal.
IDAI menegaskan komitmennya untuk mendukung kebijakan ini dan siap berkolaborasi dengan pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya.
"Evaluasi berkala juga perlu dilakukan agar kebijakan bisa terus disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan. Harapannya, kebijakan ini dapat mendorong semakin banyak dokter spesialis yang bersedia mengabdi di daerah tertinggal, sehingga kesenjangan layanan kesehatan anak di berbagai wilayah Indonesia bisa terus dikurangi," pungkas dr. Piprim.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
