
ILUSTRASI. MENYIKAT GIGI SAMPAI BERSIH: Sejumlah siswa SDIT Insan Kamil, Sidoarjo, antusias belajar cara menyikat gigi yang tepat dalam rangka Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional (12/9).
JawaPos.com – Banyak orang masih keliru saat menyikat gigi. Padahal, kesalahan ini bisa berdampak serius, seperti gigi sensitif hingga berlubang. Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Jakarta Barat, Dr. drg. Eko Fibryanto, Sp.KG, Subsp.KE(K), menekankan pentingnya memilih sikat gigi maupun pasta gigi yang tepat dan memahami cara menyikat gigi yang benar.
"Kalau biasa menyikat giginya dengan kekuatan penuh, pilihlah (sikat gigi) yang soft. Jangan menyikat giginya dengan tenaga penuh, terus pilih bulu sikatnya yang keras. Nanti yang berdampaknya pada giginya," ujar drg. Eko dalam peluncuran pasta gigi Sensodyne Cegah Gigi Berlubang & Sensitif di The Westin, Kamis (24/7).
Ia menjelaskan bahwa tekanan yang terlalu kuat saat menyikat dan penggunaan bulu sikat yang keras bisa membuat lapisan gigi terkikis.
"Giginya jadi gampang terkikis. Jadi kita harus memilih dulu bulu sikatnya," katanya.
Tak hanya itu, arah menyikat juga berpengaruh besar. Menurutnya, teknik menyikat harus menyerupai arah bendera Indonesia.
"Merah putih, ingat aja. Dari gusi ke arah gigi. Sambil berjalan, sambil diputar. Naik turut otomatis seperti memijat gusinya," jelas drg. Eko.
Teknik ini membantu mencegah luka pada gusi yang bisa menyebabkan gusi turun dan akar gigi menjadi terlihat.
"Jadi waktu kita ngaca kok kelihatan sekali? Gusinya itu naik ke atas, akar giginya kelihatan. Giginya kelihatan panjang-panjang. Itu salah satu dampak kalau kita salah menyikat gigi," tuturnya.
drg. Eko juga menekankan bahwa durasi menyikat gigi bukanlah faktor utama dalam kebersihan gigi.
“Jadi perhatikan bulu sikatnya, cara sikatnya, dan sebenarnya bukan berpaktokan pada waktu. Makin lama tapi sikat giginya enggak bersih, enggak menjangkau seluruh area gigi, ya juga sama saja bohong. Tapi kalau sikat giginya benar, tapi juga durasinya mungkin enggak terlalu singkat, cepat, juga enggak masalah," ucapnya.
Adapun soal pasta gigi yang baik, ia menyarankan agar konsumen memilih pasta gigi yang memiliki kandungan untuk memperkuat gigi. Tandanya adalah memiliki kandungan sodium fluoride atau natrium fluoride.
Seiring kebutuhan akan perawatan gigi itu, peluncuran pasta gigi Sensodyne Cegah Gigi Berlubang & Sensitif juga mencuri perhatian. Produk ini diklaim memberikan perlindungan aktif selama 24 jam terhadap gigi berlubang dan sensitif. Hadir dengan kandungan Optimized Fluoride dan Potassium Nitrate, pasta gigi ini diformulasikan khusus untuk masyarakat Indonesia.
General Manager Haleon Indonesia, Dhanica Mae Dumo-Tiu, menyampaikan bahwa produk ini adalah varian terbaru dari Sensodyne.
"Produk ini hadir sebagai jawaban bagi mereka yang selama ini merasa harus memilih antara mencegah gigi berlubang atau mengatasi gigi sensitif. Kini, keduanya bisa dirawat sekaligus—tanpa kompromi," tuturnya.
Sebagai bagian dari peluncuran, Sensodyne juga menggandeng Prilly Latuconsina sebagai brand ambassador. Dalam acara peluncuran, Prilly berbagi pengalamannya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
