
Rambut. (Pexels)
JawaPos.com – Rambut rontok merupakan permasalahan umum yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah dehidrasi.
Ketika tubuh kekurangan cairan, sistem internal tidak dapat berfungsi secara optimal, termasuk dalam mendistribusikan nutrisi ke kulit kepala dan folikel rambut.
Akibatnya, rambut kehilangan kelembapan alaminya, menjadi rapuh, dan lebih mudah rontok.
Dehidrasi tidak hanya berdampak pada kondisi fisik secara keseluruhan, tetapi juga terlihat jelas pada kesehatan kulit dan rambut.
Rambut yang kekurangan cairan cenderung tampak kusam, kering, dan kehilangan elastisitas.
Dalam jangka panjang, ketidakseimbangan cairan ini dapat mengganggu siklus pertumbuhan rambut dan mempercepat proses kerontokan.
Melansir dari laman HealthShots, Jumat (13/6), dalam artikel ini akan membahas enam cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi rambut rontok akibat dehidrasi.
Kebutuhan air setiap orang menunjukkan variasi yang dipengaruhi oleh faktor usia, tingkat aktivitas fisik, kondisi iklim, dan kesehatan secara keseluruhan. Asupan cairan yang dianjurkan berada pada kisaran 2,7 liter per hari, setara dengan sekitar 11 hingga 12 gelas.
Kecukupan air minum sepanjang hari menggambarkan kebiasaan yang penting untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Kondisi tubuh yang terhidrasi dengan baik mencerminkan sistem tubuh yang berfungsi optimal.
Dehidrasi tingkat berat serta aktivitas fisik yang intens menggambarkan kondisi tubuh yang memerlukan cairan dengan kandungan elektrolit tinggi, seperti air kelapa atau oralit.
Jenis cairan ini berperan dalam menggantikan mineral penting yang hilang bersama cairan tubuh, termasuk magnesium.
Dalam sebuah penelitian pada tahun 2023, kekurangan magnesium tampak sebagai kondisi yang umum pada individu dengan masalah kerontokan rambut.
Asupan air minum terkadang belum mencukupi kebutuhan cairan tubuh secara keseluruhan. Buah-buahan dan sayuran dengan kandungan air yang tinggi, seperti semangka, mentimun, jeruk, stroberi, dan selada, menggambarkan sumber cairan tambahan yang juga kaya akan nutrisi.
Keberadaan makanan-makanan ini dalam pola makan sehari-hari turut berkontribusi terhadap total asupan cairan serta memberikan manfaat gizi tambahan.
Kebiasaan memulai hari dengan kopi atau teh, serta mengakhiri hari dengan soda atau alkohol, mencerminkan pola konsumsi minuman berkafein dan beralkohol yang cukup umum.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
