Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 April 2025 | 23.53 WIB

Rutin Konsumsi Pepaya Bisa Menurunkan Risiko Penyakit Apa? Ini 8 Daftarnya yang Wajib Kamu Tahu!

Pepaya, buah yang dapat menurunkan risiko penyakit tertentu jika dikonsumsi secara rutin - Image

Pepaya, buah yang dapat menurunkan risiko penyakit tertentu jika dikonsumsi secara rutin

JawaPos.com - Banyak orang menganggap bahwa pepaya hanya sebagai buah pencuci mulut yang manis dan menyegarkan.

Padahal, di balik rasanya yang lezat, pepaya menyimpan segudang manfaat luar biasa untuk kesehatan tubuh.

Bahkan, jika dikonsumsi secara rutin, buah berwarna oranye cerah ini disebut-sebut mampu menurunkan risiko berbagai penyakit kronis yang cukup mengkhawatirkan.

Kandungan nutrisi penting seperti vitamin A, C, serat, kalium, dan antioksidan alami di dalam pepaya menjadi kunci utama dari segudang khasiat tersebut.

Dilansir dari laman Medical News Today pada Senin (14/4), berikut merupakan 8 daftar penyakit yang bisa dihindari dengan rutin mengonsumsi pepaya.

1. Mencegah Risiko Kanker

Pepaya dikenal sebagai salah satu buah yang kaya akan senyawa antikanker seperti likopen, lutein, dan zeaxanthin.

Likopen berfungsi sebagai antioksidan kuat yang melindungi sel tubuh dari kerusakan dan berperan dalam mencegah kanker, terutama kanker prostat.

Zeaxanthin juga dikaitkan dengan manfaat terhadap sel kanker lambung, dan lutein diketahui mampu menghambat pertumbuhan sel kanker payudara.

Selain itu, secara umum, pola makan yang kaya akan buah dan sayur, termasuk pepaya, dapat membantu menurunkan risiko berbagai jenis kanker.

Buah berwarna cerah seperti pepaya ini mengandung nutrisi tinggi yang dapat membantu melawan penyakit.

2. Menurunkan Risiko Patah Tulang

Vitamin K yang terkandung dalam pepaya memiliki peran penting dalam menjaga kepadatan tulang. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan tulang menjadi rapuh dan meningkatkan risiko patah tulang.

Dengan mengonsumsi cukup vitamin K, tubuh bisa lebih maksimal dalam menyerap kalsium dan mengurangi pembuangan kalsium melalui urin.

Artinya, lebih banyak kalsium yang tersimpan dalam tubuh untuk memperkuat tulang dan mendukung proses pembentukan jaringan tulang baru.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore