Ilustrasi penyakit GERD dan maag saat puasa (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Puasa di bulan Ramadhan merupakan momen ibadah yang penuh berkah, tetapi bagi penderita GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) dan gastritis (maag), tantangan menjaga kesehatan lambung bisa menjadi penghalang ibadah di bulan suci ini.
Tanpa adanya asupan makanan dan minuman selama berjam-jam, lambung sering kali terasa tidak nyaman, bahkan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, dengan beberapa tips dan strategi yang tepat, puasa tetap bisa dijalani dengan nyaman tanpa mengorbankan kesehatan lambung.
Dengan memperhatikan pola makan, menghindari pemicu asam lambung, dan mengatur gaya hidup, gejala GERD dan maag dapat dikendalikan. Selalu dengarkan sinyal tubuh dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika gejala semakin parah.
Berikut adalah 8 langkah praktis yang bisa Anda terapkan untuk menjaga kesehatan lambung selama puasa untuk penderita GERD dan maag, dilansir dari Halodoc dan Sinarmas Land pada Selasa (11/3).
1. Hindari Makanan Pemicu Asam Lambung
Saat berbuka, hindari makanan pedas, gorengan, dan berlemak karena dapat meningkatkan produksi asam lambung. Jika ingin mengonsumsinya, berilah jeda 1-2 jam setelah berbuka agar lambung tidak langsung terbebani. Makan berlebihan juga sebaiknya dihindari untuk mencegah rasa tidak nyaman serta mengurangi risiko memperparah gejala GERD.
2. Mulailah dengan Minuman Hangat
Awali berbuka dengan minuman hangat atau suhu ruangan, seperti air putih hangat atau teh herbal. Minuman hangat lebih mudah dicerna lambung dibanding minuman dingin atau terlalu panas, sehingga membantu mengurangi risiko iritasi lambung.
3. Atur Pola Makan dengan Bijak
Makanlah dalam porsi kecil tapi sering, baik saat sahur maupun berbuka. Jangan langsung tidur setelah makan, lalu beri jeda minimal 15-30 menit agar makanan tercerna dengan baik. Kunyah makanan secara perlahan untuk memudahkan kerja enzim pencernaan dan mencegah makan berlebihan.
4. Konsumsi Obat Teratur
Bagi yang memiliki riwayat GERD atau maag, pastikan mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter. Biasanya, obat diminum 30 menit setelah berbuka dan 30 menit setelah sahur untuk mengontrol kadar asam lambung selama puasa.
5. Jaga Kebersihan Mulut
Bau mulut sering kali terkait dengan gangguan lambung, terutama saat puasa. Pastikan tetap terhidrasi dengan minum air yang cukup saat berbuka dan sahur. Selain itu, jaga kebersihan mulut dengan rutin menyikat gigi dan menggunakan obat kumur.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
