Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Maret 2025 | 17.39 WIB

5 Alasan Anak Harus Makan Telur Setiap Hari, Nomor 3 Sering Diabaikan

Ilustrasi telur. (Pexels) - Image

Ilustrasi telur. (Pexels)

JawaPos.com - Saat memilih makanan untuk anak, orang tua tentu ingin memberikan yang terbaik makanan yang bergizi, enak, dan bermanfaat bagi tumbuh kembangnya. Salah satu pilihan terbaik yang sering diremehkan adalah telur.

Makanan sederhana ini ternyata merupakan superfood alami yang kaya akan nutrisi penting. Mulai dari protein berkualitas tinggi, vitamin, hingga mineral yang dibutuhkan anak dalam masa pertumbuhan.

Namun, banyak orang tua yang masih ragu memberikan telur setiap hari karena berbagai mitos yang beredar. Padahal, jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, telur justru bisa menjadi makanan utama yang mendukung perkembangan otak, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga menjaga energi anak sepanjang hari.

Telur mengandung protein berkualitas tinggi yang terhitung satu telur menyediakan 6 gram protein. Bagi para balita, makan satu telur sudah hampir mencukupi setengah dari kebutuhan protein harian para anak.

Dilansir laman My Family Nutrition, ada banyak alasan kesehatan di balik anak-anak harus makan telur.

1. Kenyang Lebih Lama

Keuntungan lain dari memberi anak makanan tinggi protein seperti telur adalah membantu mengurangi kebiasaan mereka sering meminta camilan di antara waktu makan. Dengan memasukkan telur ke dalam menu mereka, baik dalam bentuk telur rebus, orak-arik, atau omelet, orang tua dapat memastikan bahwa anak mendapatkan energi yang lebih tahan lama dan tidak cepat merasa lapar.

Telur mengandung protein berkualitas tinggi yang dicerna lebih lambat dibandingkan dengan makanan yang kaya karbohidrat sederhana, seperti biskuit atau roti manis. Proses pencernaan yang lebih lambat ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, sehingga anak tidak mudah merasa lapar dalam waktu singkat setelah makan.

2. Bermanfaat untuk Kesehatan Otak

Pedoman Diet untuk Orang Amerika (DGA) merekomendasikan telur sebagai salah satu makanan pertama yang diberikan kepada anak-anak karena kandungan nutrisinya yang luar biasa. Salah satu komponen utama yang membuat telur begitu penting bagi kesehatan otak adalah kolin, yang terkonsentrasi dalam kuning telur.

Sayangnya, banyak orang termasuk bayi dan balita tidak mendapatkan asupan kolin yang cukup dalam pola makan mereka. Padahal satu butir telur besar saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan kolin harian bayi dan balita. Sementara itu, bagi ibu menyusui, mengonsumsi dua butir telur besar sudah mencukupi lebih dari setengah kebutuhan harian mereka.

3. Pengenalan Elergen

Penelitian menunjukkan bahwa memperkenalkan alergen umum seperti telur dan kacang-kacangan kepada bayi pada usia sekitar empat hingga enam bulan, ketika mereka sudah siap untuk mengonsumsi makanan padat, dapat membantu mengurangi risiko alergi makanan di kemudian hari.

Sistem kekebalan bayi yang masih berkembang dapat beradaptasi lebih baik dengan paparan awal terhadap alergen, sehingga mengurangi kemungkinan tubuh menganggapnya sebagai zat berbahaya di masa depan.

Telur kaya akan protein berkualitas tinggi, lemak sehat, vitamin D, serta kolin yang berperan dalam perkembangan otak. Oleh karena itu, dengan memberikan telur dalam jumlah kecil dan secara bertahap sesuai dengan panduan medis, orang tua dapat membantu membangun toleransi serta mendukung kesehatan anak secara keseluruhan.

4. Menjaga Kesehatan Jantung

Telur sendiri sebagian besar mengandung lemak tak jenuh, yaitu lemak sehat yang justru bermanfaat bagi kesehatan jantung. Lemak tak jenuh ini berperan dalam menjaga keseimbangan kadar kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh, sehingga dapat membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Selain itu, telur juga kaya akan berbagai nutrisi yang mendukung kesehatan jantung, seperti protein berkualitas tinggi, vitamin B, serta antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin. Kombinasi nutrisi ini membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan fungsi pembuluh darah. Dengan demikian, mengonsumsi telur dalam jumlah wajar sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat menjadi pilihan yang baik untuk mendukung kesehatan jantung secara keseluruhan.

5. Perkembangan Kesehatan Tulang

Selain protein, telur juga merupakan salah satu dari sedikit makanan yang secara alami mengandung vitamin D. Setiap butir telur besar menyediakan sekitar 1 mikrogram vitamin D yang bekerja bersama dengan kalsium untuk memperkuat tulang. Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dengan lebih efisien, sehingga meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi risiko kerapuhan atau gangguan tulang.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore