
Ilustrasi seorang wanita yang sedang sakit. (Freepik).
JawaPos.com – Setiap orang memiliki kekebalan sistem imun yang berbeda-beda, ada yang diberkahi kekuatan terhadap serangan penyakit, namun ada juga yang gampang jatuh sakit.
Faktor penyebab seseorang mudah jatuh sakit pun bermacam-macam, mulai dari genetika, kondisi psikologis, pola tidur dan makan yang berantakan, hingga faktor lingkungan.
Kondisi tubuh yang sering sakit bisa mengganggu sekaligus tidak nyaman. Ini juga dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang lebih serius dari waktu ke waktu.
Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi penyebab tubuh sering sakit dan mengatasinya secara efektif. Dilansir dari Well and Good pada Jumat, (17/1), berikut enam penyebabnya.
Bukan sekadar beristirahat, tidur memainkan peran esensial dalam menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Tidur merupakan proses penting bagi tubuh untuk memulihkan energi, memperbaiki sel, serta menjaga keseimbangan mental.
Kurangnya waktu tidur akan mengganggu kekebalan imun tubuh Anda untuk melawan penyakit. Bahkan, orang yang hanya memiliki waktu tidur kurang dari enam jam sehari berpotensi terkena flu empat kali lebih besar dibandingkan dengan orang yang tidur selama tujuh jam atau lebih (sesuai dengan waktu tidur yang disarankan untuk orang dewasa).
Stres dapat terjadi karena berbagai faktor, mulai dari pekerjaan, finansial, hingga perseteruan dengan keluarga atau pasangan. Jika tidak dikelola dengan baik, stres akan sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh Anda.
Seperti kurang tidur, stres berlebihan dapat menekan sistem kekebalan tubuh Anda. Akibatnya, kuman dan bakteri penyakit menjadi lebih mudah menyelinap melewati sistem pertahanan tubuh Anda dan menyebabkan infeksi.
Memiliki masalah kesehatan kronis, terutama yang dapat menekan sistem kekebalan tubuh dapat meningkatkan risiko Anda lebih sering sakit. Penyakit kronis ini meliputi radang sendi psoriasis, diabetes tipe-1, rematik, hingga radang kronis pada sistem pencernaan.
Jika Anda menghabiskan banyak waktu di tempat-tempat kotor yang terekspos kuman, ada kemungkinan besar Anda akan lebih sering sakit. Pekerjaan-pekerjaan yang terpapar dengan banyak orang seperti ritel atau jasa dapat meningkatkan risiko terkena penyakit.
Atau Anda mungkin menyentuh permukaan atau barang yang cenderung menyimpan banyak bakteri, seperti gagang pintu, keranjang belanja, pegangan tangga/eskalator, serta tombol lift.
Orang tua yang memiliki anak seringkali terpapar penyakit dari anak mereka. Bahkan, orang tua yang memiliki satu anak di rumah lebih berisiko 28% mengalami infeksi virus dibandingkan dengan orang dewasa yang tidak memiliki anak. Oleh karena itu, ada baiknya memastikan kesehatan anak Anda dan pastikan mereka untuk mencuci tangan setelah memegang sesuatu.
Kurangnya asupan nutrisi dapat berakibat fatal bagi kesehatan tubuh dan membuat Anda lebih rentan sakit. Vitamin C, D, dan E, bersama dengan mineral seperti zinc dan selenium memainkan peranan kunci dalam mendukung fungsi kekebalan tubuh Anda.
Cara untuk Menjaga Kekebalan Tubuh Anda
Jika Anda menemukan bahwa faktor-faktor di atas sebagai penyebab rentan sakit, terdapat beberapa cara untuk memperkuat sistem imun Anda supaya lebih tahan menghadapi penyakit.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
