Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Januari 2025 | 02.17 WIB

Kesemutan Bisa Jadi Tanda Saraf Terjepit hingga Diabetes, Ini Penjelasan Dokter Ortopedi

Ilustrasi kesemutan. (freepik) - Image

Ilustrasi kesemutan. (freepik)

JawaPos.com–Kesemutan mungkin sering dianggap remeh oleh banyak orang. Padahal, gejala ini bisa menjadi tanda awal adanya gangguan kesehatan serius. Kesemutan yang muncul pada tubuh bisa jadi akibat gangguan saraf atau peredaran darah yang tak lancar, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Menurut Mayo Clinic, kesemutan yang terjadi secara berulang atau kronis patut dicurigai sebagai gejala penyakit yang lebih serius. Salah satunya adalah neuropati, yaitu kerusakan saraf yang dipicu penyakit metabolik, termasuk diabetes. Gangguan ini juga dapat terjadi akibat adanya tekanan pada saraf, kekurangan vitamin, atau penyakit lain seperti hipotiroidisme.

Dokter Ortopedi dr. Asa Ibrahim Sp.OT, melalui akun media sosial X-nya (@asaibrahim), menjelaskan, kesemutan yang sering terjadi bisa menjadi pertanda awal dari penyakit saraf terjepit. Kesemutan dapat muncul pada berbagai area tubuh, seperti tangan, siku, bahu, pinggang, hingga leher. Selain itu, kesemutan juga bisa menandakan neuropati akibat penyakit metabolik seperti diabetes.

Apa Itu Neuropati Metabolik?

Neuropati metabolik adalah kondisi kerusakan saraf yang disebabkan gangguan metabolik, seperti diabetes atau hipotiroidisme. Proses ini dimulai dengan tingginya kadar gula darah yang merusak jaringan saraf secara perlahan.

Gejala yang sering muncul akibat neuropati metabolik meliputi kesemutan, mati rasa, sensasi terbakar, atau nyeri di tangan dan kaki. Jika tidak segera ditangani, neuropati metabolik dapat berkembang menjadi komplikasi yang lebih serius, seperti gangguan mobilitas atau infeksi pada anggota tubuh.

Meski demikian, dr. Asa menegaskan, tidak semua kesemutan berbahaya. Kesemutan yang disebabkan posisi tubuh tertentu atau duduk terlalu lama umumnya tidak perlu dikhawatirkan. Namun, jika kesemutan muncul tanpa sebab yang jelas, ini bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai.

5 Indikasi Kesemutan yang Perlu Diwaspadai

Berikut ini adalah beberapa kondisi kesemutan yang perlu mendapatkan perhatian lebih.

  1. Kesemutan terjadi tiba-tiba tanpa ada pemicu.
  2. Kesemutan berlangsung lebih dari 1 menit dan terjadi berulang kali.
  3. Kesemutan terjadi di beberapa bagian tubuh sekaligus.
  4. Disertai dengan sensasi terbakar, rasa seperti tersetrum, atau nyeri menusuk.
  5. Ditemani nyeri yang cukup berat pada beberapa bagian tubuh.

Lalu, seperti apa kesemutan yang normal? dr. Asa menjelaskan, kesemutan yang normal adalah kesemutan yang datang akibat terjadinya suatu aktivitas. Seperti duduk lama saat di toilet, sangat memungkinkan terjadinya penekanan pada saraf dibagian bokong, sehingga menyebabkan aliran darah kurang lancar dan terjadilah kesemutan.

Atau bisa juga kesemutan yang terjadi di area tangan dan kaki akibat duduk lama, tangan ditekuk lama, sehingga menyebabkan kesmemutan dan ini merupakan hal yang normal menurut dokter spesialis ortopedi tersebut. Lalu, bagaimana dengan kesemutan yang normal?

Menurut dr. Asa, kesemutan yang dianggap normal umumnya terjadi akibat aktivitas tertentu. Misalnya, duduk dalam waktu lama di toilet bisa menyebabkan penekanan pada saraf di bagian bokong, yang mengakibatkan aliran darah terganggu dan akhirnya menimbulkan kesemutan.

Begitu juga dengan kesemutan yang sering terjadi pada tangan dan kaki akibat posisi tubuh yang tidak berubah dalam waktu lama, seperti saat tangan ditekuk atau kaki tertekuk. Hal ini juga merupakan kondisi yang normal menurut dr. Asa, dan akan hilang setelah perubahan posisi tubuh.

Segera konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Menunda pemeriksaan hanya akan memperburuk keadaan. Mulai sekarang, penting untuk lebih memperhatikan kesehatan saraf untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius di masa depan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore