Ilustrasi jenis makan untuk diet vegan (pexels)
JawaPos.com - Veganisme kini semakin diminati oleh banyak orang, baik karena alasan lingkungan, etika, maupun kesehatan.
Namun, vegan atau pola makan berbasis sayuran ini memerlukan perencanaan yang matang untuk memastikan kebutuhan nutrisi tubuh terpenuhi.
Jika tidak direncanakan dengan baik, diet vegan bisa berpotensi menyebabkan kekurangan nutrisi penting, seperti protein, zat besi, kalsium, dan vitamin B12.
Dilansir dari laman Healthline, Kamis (31/10), berikut adalah 11 jenis makanan yang sebaiknya ada dalam menu harian vegan agar tetap sehat dan bertenaga.
1. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan seperti kacang merah, lentil, dan kacang polong merupakan sumber protein dan zat besi yang baik. Satu cangkir kacang matang mengandung sekitar 10-20 gram protein. Kacang-kacangan juga kaya akan serat, folat, kalsium, kalium, dan antioksidan. Namun, kacang-kacangan mengandung antinutrisi yang bisa menghambat penyerapan mineral seperti zat besi. Merendam atau memfermentasi kacang-kacangan dapat mengurangi kandungan antinutrisi dan meningkatkan penyerapan nutrisi.
2. Kacang, Selai Kacang, dan Biji-bijian
Kacang dan biji-bijian adalah sumber protein, zat besi, magnesium, dan vitamin E yang kaya. Satu porsi 28 gram kacang atau biji-bijian mengandung sekitar 5-12 gram protein. Pilihlah jenis yang tidak dipanggang atau diproses, karena pengolahan dapat mengurangi kandungan nutrisinya. Selai kacang alami yang tidak mengandung tambahan gula atau garam juga bisa menjadi pilihan sehat.
3. Biji Rami, Hemp, dan Chia Seed
Ketiga jenis biji ini mengandung protein dan asam lemak omega-3 yang tinggi. Biji hemp, misalnya, mengandung 9 gram protein per 28 gram dan memiliki kandungan lemak yang dapat membantu mengurangi gejala PMS. Chia dan flaxseed mengandung ALA, jenis asam lemak omega-3 yang baik untuk sistem saraf. Namun, tubuh hanya bisa mengonversi sebagian kecil ALA menjadi DHA dan EPA yang umumnya terdapat pada ikan, sehingga biji-bijian ini bisa menjadi alternatif sumber omega-3 untuk vegan.
4. Tahu dan Pengganti Daging yang Minim Proses
Tahu dan tempe adalah sumber protein yang baik serta kaya akan zat besi dan kalsium. Tahu dibuat dari kedelai yang dipadatkan, sedangkan tempeh melalui proses fermentasi yang meningkatkan penyerapan nutrisinya. Selain itu, seitan atau "daging gandum" mengandung protein tinggi, meskipun harus dihindari oleh mereka yang sensitif terhadap gluten. Sebisa mungkin hindari pengganti daging yang diproses tinggi karena mengandung lebih sedikit nutrisi.
5. Susu dan Yogurt Nabati yang Difortifikasi Kalsium
Vegan biasanya mengonsumsi kalsium lebih sedikit dibandingkan yang mengonsumsi produk hewani. Susu dan yogurt nabati yang difortifikasi dengan kalsium dan vitamin D menjadi alternatif yang baik untuk memenuhi kebutuhan harian kalsium, yang penting bagi kesehatan tulang. Pilih produk yang difortifikasi juga dengan vitamin B12.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
