Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Oktober 2024 | 03.57 WIB

Hati-hati! Ini 6 Kelompok orang yang Tidak Boleh Makan Manggis, Bisa Perlambat Pembekuan Darah

Buah Manggis. (Pexels)

JawaPos.com - Manggis merupakan tanaman yang berasal dari Asia Tenggara. Buahnya mempunyai warna ungu tua atau merah, dengan daging buah dengan rasa sedikit asam dan manis. Manggis mengandung senyawa kimia yang berfungsi sebagai antioksidan dan mempunyai potensi guna melawan infeksi.

Orang-orang sering memanfaatkan manggis dalam mengatasi berbagai masalah, seperti infeksi gusi yang parah, obesitas, peningkatan kekuatan otot, diare, dan berbagai kondisi lainnya.

Akan tetapi, perlu dicatat bahwa tidak ada bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung sebagian besar klaim manfaat tersebut. Mengutip stylecraze.com dan webmd.com, berikut ini beberapa kelompok orang yang tidak boleh makan buah manggis.

1. Gangguan pendarahan

Manggis dikenal dengan kemampuan untuk memperlambat proses pembekuan darah yang bisa meningkatkan risiko pendarahan bagi seseorang yang rentan. Berlaku juga jika buah ini dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan tertentu yang dapat meningkatkan risiko tersebut. 

Selain itu, konsumsi manggis bisa berpotensi meningkatkan risiko pendarahan saat atau sesudah menjalani operasi. Maka, sangat disarankan supaya menghindari konsumsi manggis setidaknya dua minggu sebelum prosedur operasi yang telah dijadwalkan.

2. Operasi

Manggis mempunyai kemampuan untuk memperlambat proses pembekuan darah. Maka dari itu, mengonsumsi manggis dapat meningkatkan risiko pendarahan baik selama maupun setelah menjalani operasi.

Guna mengurangi potensi masalah ini, disarankan supaya kamu menghentikan konsumsi manggis setidaknya dua minggu sebelum jadwal operasimu. Ini penting dalam memastikan keselamatan dan mengurangi kemungkinan komplikasi selama pemulihan.

3. Kemoterapi

Penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa manggis mempunyai efek antikanker. Sayangnya, hingga saat ini belum ada penelitian yang dilakukan pada manusia. Produk berbahan dasar manggis sering dipromosikan kepada pasien kanker sebagai suplemen makanan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen ini dapat mengganggu pengobatan kanker dan memengaruhi kadar gula darah. Laporan lain menyebutkan bahwa beberapa suplemen antioksidan bisa menurunkan efektivitas terapi radiasi.

Oleh sebab itu, penting agar tetap berhati-hati dan mempertimbangkan risiko yang terkait dengan suplemen manggis yang sering dipromosikan berdasarkan klaim antioksidannya.

4. Alergi

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore