
Ilustrasi mengalami penyakit empty sella syndrome (katemangostar/freepik.com)
JawaPos.com - Empty sella syndrome (ESS) adalah hal yang jarang terjadi di mana kelenjar pituitari menjadi pipih atau menyusut akibat masalah pada isi di dalam sella turcica.
Sella turcica merupakan struktur tulang di dasar otak yang mengelilingi dan melindungi kelenjar pituitari.
Sella turcica mempunyai bentuk seperti pelana dan namanya dalam bahasa Latin berarti kursi Turki. ESS mampu menyebabkan berbagai gejala, seperti ketidakseimbangan hormon, sakit kepala yang sering, dan perubahan dalam penglihatan.
Kelenjar pituitari yang terletak di dasar otak tepat di bawah hipotalamus adalah kelenjar kecil yang merupakan bagian dari sistem endokrin. Kelenjar ini berfungsi dalam memproduksi berbagai hormon penting yang mempengaruhi dan mengendalikan kelenjar lain dalam sistem endokrin.
Empty sella syndrome (ESS) merupakan kondisi yang jarang terjadi. Beberapa peneliti memperkirakan bahwa kurang dari 1% individu dengan sella kosong mengalami gejala yang mengindikasikan sindrom tersebut. Sebaliknya, memiliki empty sella tanpa gejala jauh lebih umum.
Laporan menunjukkan bahwa antara 8% hingga 35% populasi mempunyai empty sella. Selain itu, hasil dari pengujian neuroimaging juga memperkirakan bahwa sekitar 12% orang memiliki empty sella.
Dilansir dari my.clevelandclinic.org, berikut ini beberapa gejala dan penyebab penyakit empty sella syndrome yang wajib diketahui.
Gejala Empty Sella Syndrome
Apabila kamu mengalami ESS, kemungkinan kamu mengalami salah satu gejala berikut ini:
- Keluarnya cairan dari puting susu yang tidak teratur (galaktorea).
- Disfungsi ereksi.
- Siklus menstruasi yang tidak teratur atau tidak mengalami menstruasi (amenore).
- Penurunan atau tidak adanya hasrat seksual (libido rendah).
- Kelelahan.
Dalam kasus yang jarang, beberapa orang dengan empty sella syndrome dapat mengalami gejala berikut:

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
