
Dalam rangka menjelang Hari Jantung Dunia yang pada 29 September mendatang, Siloam Hospital Lipo Village mengadakan gathering bersama 45 eks pasien jantung yang sudah sembuh. (Royyan/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Dalam rangka menjelang Hari Jantung Dunia yang pada 29 September mendatang, Siloam Hospital Lipo Village mengadakan gathering bersama 45 pasien jantung yang sudah sembuh setelah penanganan di Siloam Hospital sejak beberapa tahun lalu.
Dalam kegiatan yang bertemakan "Heart to Heart" ini, para pasien yang pernah menjalani perwatan jantung di Siloam Hospital sejak 21 tahun lalu hingga yang terbaru turut hadir. Mereka bercerita keadaannya pasca-penanganan.
Ada pasien yang pernah mengalami sumbatan jantung total kemudian dioperasi di Siloam dan kini sudah sehat kembali. Ada juga yang pernah mengalami penyakit jantung sekaligus stroke, tetapi setelah penanganan di Siloam akhirnya kini sudah pulih kembali.
Para pasien dari berbagai daerah di Indonesia itu bercerita sekaligus menyampaikan rasa terima kasih kepada para dokter di Siloam Hospital Lipo Village yang telah membantu mengatasi penyakitnya.
Rasa terima kasih itu pun diejawantahkan melalui pemberian penghargaan kepada para dokter yang saat itu membantu menangani para pasien dengan masalah jantung tersebut.
CEO Siloam Hospitals Lippo Village Jennifer Hendra mengatakan, kegiatan gathering "Heart to Heart" ini memang sengaja diadakan agar para pasien dapat kembali reuni dengan para dokter dan perawat yang pernah menanganinya.
"Jadi kita adakan acara ini khususnya bagi pasien-pasien yang sudah pernah dirawat di sini. Untuk mereka bisa saling ketemu kembali ya, kembali ketemu dengan para dokter yang pernah menangani mereka dan juga para perawat," ujarnya kepada wartawan, Kamis (26/9).
"Dan sekaligus untuk bisa memberikan apresiasi kepada para dokter, para perawat yang pernah melakukan perawatan untuk mereka," sambung Jennifer.
Dengan kegiatan gathering ini, ia mengatakan bahwa antar-pasien juga dapat berkenalan satu sama lain sembari saling memberi semangat untuk terus hidup sehat.
"Pasca bedah jantung mungkin tidak mudah, tapi mereka bisa saling memberikan semangat kembali," ungkapnya.
Dengan kegiatan ini, Jennifer berharap bahwa kehadiran dan testimoni dari para pasien penyakit jantung ini bisa menjadi motivasi agar para pasien lainnya tak takut terhadap penanganan masalah jantun.
"Karena operasi jantung itu bukan sesuatu yang simpel, banyak dari pasien itu yang sebenarnya untuk mau maju itu banyak ketakutan. Banyak sekali ketakutan sehingga maju-mundur," tuturnya.
"Nah mereka-mereka ini yang sudah mengalami, sudah tahu benefitnya, sudah merasakan. Kita berharap dari mereka ini bisa saling menyemangati, mensupport, memberikan testimoni bahwa tidak seseram itu (penanganan jantung). Dan mereka bisa juga memberikan testimoni apa yang mereka rasakan saat ini, ?mereka bisa lebih sehat, mereka bisa kembali aktivitas normal, jauh lebih baik dari apa yang mereka rasakan sebelumnya," pungkas Jennifer.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
