Seorang pekerja sedang mengambil telur dari sebuah peternakan ayam.
JawaPos.com - Ketika membeli ayam di pasar, Anda sering kali dihadapkan pada pilihan antara ayam kampung dan ayam negeri. Meskipun keduanya bisa menjadi bahan dasar hidangan lezat, ada perbedaan mendasar antara keduanya yang penting untuk diketahui agar Anda dapat membuat pilihan yang tepat sesuai kebutuhan.
Berikut adalah perbedaan utama antara ayam kampung dan ayam negeri serta tips untuk memastikan Anda mendapatkan pilihan yang sehat, seperti dilansir dari laman thehealthybelly, Kamis (29/8).
1. Cara Pemeliharaan
Ayam kampung dipelihara secara alami dengan cara dilepas bebas. Mereka mencari makan sendiri, seperti sisa nasi atau biji-bijian, dan tidak mendapatkan perlakuan khusus dari peternak. Biasanya, ayam kampung siap dijual setelah enam bulan pemeliharaan.
Sebaliknya, ayam negeri, atau ayam broiler, dipelihara di kandang besar dengan perawatan yang lebih intensif. Ayam negeri sering mendapatkan suntikan hormon pertumbuhan dan antibiotik untuk mempercepat pertumbuhan dan menghindari infeksi. Proses ini memungkinkan ayam negeri untuk dipanen dalam waktu tiga bulan, menguntungkan peternak dari segi waktu dan biaya.
2. Kandungan Gizi
Keduanya, ayam kampung dan ayam negeri, menawarkan kandungan gizi yang serupa, seperti protein, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, dan vitamin B1. Namun, ayam negeri cenderung memiliki kandungan lemak lebih tinggi karena metode pemeliharaan yang intensif. Jika Anda memperhatikan asupan lemak, ini bisa menjadi pertimbangan penting saat memilih jenis ayam.
3. Mana yang Lebih Sehat?
Walaupun kedua jenis ayam adalah sumber protein yang baik, ayam kampung sering dianggap lebih sehat dibandingkan ayam negeri. Ini karena ayam negeri sering diberi hormon steroid seperti estrogen, progesteron, dan testosteron untuk meningkatkan hasil produksi. Konsumsi daging ayam yang disuntik hormon dalam jangka panjang dapat menimbulkan risiko kesehatan, seperti mempercepat pubertas pada perempuan dan meningkatkan risiko kanker payudara serta kanker prostat pada pria.
4. Cara Memasak
Cara memasak ayam juga mempengaruhi kesehatannya. Bagian kulit ayam mengandung lemak yang cukup tinggi, sehingga disarankan untuk membuang kulitnya sebelum memasak. Untuk memaksimalkan manfaat kesehatan, Anda dapat mengolah ayam dengan cara dikukus, dipanggang, atau ditumis. Hindari menggoreng ayam karena dapat menambah kandungan lemak dan kalori dari minyak yang digunakan.
Dengan memahami perbedaan antara ayam kampung dan ayam negeri serta cara penyimpanan dan pengolahannya, Anda bisa membuat pilihan yang lebih baik untuk kesehatan dan kebutuhan kuliner Anda. Pilihlah ayam yang sesuai dengan preferensi dan pertimbangkan untuk menerapkan metode memasak yang sehat.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
