ilustrasi tidur nyenyak./Sumber foto: freepik
JawaPos.com - Mengatur kondisi tidur yang ideal bisa menjadi kunci untuk mendapatkan istirahat yang berkualitas. Sementara banyak orang memilih untuk menggunakan lampu tidur dengan cahaya redup sebagai alternatif, penelitian menunjukkan bahwa tidur dalam kegelapan total sebenarnya adalah pilihan terbaik.
Dikutip dari laman Klik Dokter, Kamis (29/8), tidur dalam kegelapan total atau istilahnya “tidur gelap-gelapan” sangat mendukung proses alami tubuh dalam mengatur siklus tidur. "Paparan cahaya, terutama cahaya biru yang berasal dari gadget elektronik atau lampu terang, dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh," ujar dr. Valda Garcia.
Ritme sirkadian adalah jam biologis internal yang mengatur siklus tidur dan bangun seseorang. Ketika Anda terpapar cahaya, terutama di malam hari, produksi melatonin, hormon yang membantu mengatur tidur, bisa terhambat. Akibatnya, Anda mungkin mengalami kesulitan untuk tidur dan durasi tidur yang lebih pendek.
Melatonin diproduksi oleh kelenjar pineal dan secara alami meningkat pada malam hari ketika cahaya mulai redup. Hormon ini memberi sinyal kepada tubuh bahwa sudah waktunya untuk beristirahat, yang mengakibatkan rasa kantuk, relaksasi otot, dan penurunan suhu tubuh. Jika Anda terpapar cahaya, terutama cahaya buatan, produksi melatonin dapat terganggu, sehingga menghambat kemampuan Anda untuk tidur nyenyak.
Jika Tidak Bisa Tidur Tanpa Cahaya, Pilih Warna yang Tepat
Jika Anda merasa tidak nyaman tidur dalam kegelapan total, memilih warna cahaya yang tepat bisa membantu meminimalkan gangguan pada ritme sirkadian Anda. Berikut adalah dua pilihan warna cahaya yang dapat mendukung tidur lebih baik:
1. Cahaya Merah
Penelitian menunjukkan bahwa cahaya merah tidak memengaruhi kadar melatonin seperti halnya cahaya biru atau putih. Studi dalam The Journal of Neuroscience (2013) mengindikasikan bahwa cahaya merah tidak mengganggu ritme sirkadian dan membantu menjaga kadar melatonin yang mendukung tidur. Jika Anda perlu menggunakan cahaya sebelum tidur, pilihlah lampu dengan cahaya merah yang lembut.
2. Cahaya Amber
Cahaya amber, yang terletak di antara kuning dan oranye, juga memiliki efek positif. Cahaya ini dapat mendukung sekresi melatonin tanpa mengganggu ritme sirkadian. Selain itu, cahaya amber memberikan suasana hangat dan nyaman yang dapat membantu Anda merasa lebih santai dan siap untuk tidur.
Tidur tanpa cahaya adalah cara terbaik untuk mendukung kualitas tidur yang optimal, karena mendukung proses alami produksi melatonin dan mengatur ritme sirkadian tubuh. Namun, jika Anda tidak bisa tidur dalam kegelapan total, pilihlah cahaya dengan warna merah atau amber untuk meminimalkan gangguan pada siklus tidur Anda. Dengan pengaturan yang tepat, Anda dapat meningkatkan kualitas tidur dan merasa lebih segar saat bangun pagi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
