Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Agustus 2024 | 03.54 WIB

Simak Fakta dan Mitos Buah Salak Bikin Susah Buang Air Besar

Ilustrasi buah salak./ freepik/tyasindayanti - Image

Ilustrasi buah salak./ freepik/tyasindayanti

JawaPos.com–Buah salak menjadi pembahasan dan viral. Bahkan buah ini menjadi ramai diperbincangkan setelah beredar video artis Nia Ramadhani kesulitan mengupas kulitnya. 

Dalam video tersebut, Nia terlihat tidak bisa membuka kulit buah salak dan memilih untuk menyerah. Viralnya posting-an tersebut membuat banyak netizen di Twitter berkomentar. 

Buah salak memang dikenal memiliki kulit yang sulit untuk dikupas. Banyak orang yang enggan dan menghindari konsumsi buah salak

Pasalnya, buah yang dijuluki snake fruit itu disebut bisa menjadi pemicu konstipasi alias susah BAB. Namun tahukah kamu, ternyata hal tersebut mitos belaka dan tidak terbukti kebenarannya. Sebaliknya, mengonsumsi buah salak bisa memberi manfaat yang baik untuk kesehatan, termasuk bagi pencernaan

Sebagaimana dilansir dari Halodoc, buah salak sering dikaitkan dengan gangguan pencernaan. Ada yang menyebut bahwa mengonsumsi buah salak bersama dengan kulit arinya bisa menyebabkan susah buang air besar (BAB). 

Ternyata anggapan tersebut tidak benar. Faktanya, buah salak mengandung nutrisi yang baik untuk pencernaan. Selain itu perlu diketahui, sembelit alias susah BAB tidak disebabkan oleh konsumsi buah-buahan. 

Meski sering disebut sebagai penyebab sembelit, buah salak ternyata sangat baik untuk melancarkan pencernaan. Sebab, buah yang satu ini ternyata kaya akan kandungan serat dan tanin. 

Seperti diketahui, mengonsumsi cukup serat merupakan salah satu rahasia untuk melancarkan pencernaan dan mencegah sulit buang air besar. 

Serat yang didapat dari tumbuhan, termasuk buah-buahan, bisa membantu mempercepat proses pembuangan zat-zat sisa dan racun yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. 

Maka dari itu, mengonsumsi buah salak malah disarankan bagi orang yang tengah mengalami sembelit. Selain serat, salak juga mengandung banyak tanin, yaitu senyawa polifenol yang berfungsi sebagai antimikroba alami di dalam usus. 

Selain tidak menyebabkan susah BAB, rutin mengonsumsi buah salak juga bisa memberi segudang khasiat yang menyehatkan. Ada beragam manfaat yang bisa didapat setelah mengonsumsi buah salak, di antaranya: 

  • Sumber Antioksidan 

Tubuh manusia membutuhkan asupan antioksidan, salah satunya dari buah. Kamu bisa mendapatkannya dengan mengonsumsi jenis buah-buahan tertentu, termasuk salak. 

Buah salak disebut kaya akan antioksidan yang berperan penting dalam mencegah penyakit akibat kerusakan sel-sel dalam tubuh. Antioksidan bisa membantu mencegah kanker, penyakit autoimun, serta berbagai jenis infeksi. 

Asupan antioksidan juga penting untuk menjaga kesehatan kulit. Kekebalan tubuh juga lebih terjaga dengan konsumsi buah yang mengandung antioksidan. 

  • Kandungan Zat Besi dan Kalsium 

Tak hanya serat, buah salak juga kaya akan kandungan zat besi dan kalsium. Kedua mineral ini dibutuhkan tubuh untuk menjaga kepadatan dan kekuatan tulang. Selain itu, asupan zat besi dan kalsium juga berguna untuk memperkuat otot dan sendi, mengatur kekentalan darah, dan meningkatkan fungsi saraf di seluruh tubuh. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore