
CEO AUDY Dental drg Yulita Bong (kanan) bersama drg Ary Agustanti dalam acara edukasi Funtasteeth 2024 dan Mom Society di Kuningan, Jakarta, Minggu (28/7). (jawapos.com)
JawaPos.com – Hari Anak Nasional 2024 memang telah berlalu, di mana momen membahagiakan bagi anak-anak biasa dilangsungkan setiap 23 Juli. Namun, bukan berarti AUDY Dental selaku klinik dokter gigi spesialis terbesar di Indonesia luput ambil bagian.
Klinik yang telah melayani pasien selama 15 tahun itu justru memanfaatkan momen Hari Anak Nasional kali ini dengan membuka klinik bertajuk AUDY Kids.
AUDY Kids ini hadir sebagai wadah bagi para orang tua memberikan perawatan kepada anak-anak mereka, khususnya dalam penanganan kesehatan gigi.
Dengan mengambil tema ‘Funtasteeth 2024 dan Mom Society’ ini, AUDY Dental tentunya ingin memberikan edukasi tentang kesehatan gigi kepada anak-anak sejak dini.
CEO AUDY Dental, drg Yulita Bong, menjelaskan edukasi terhadap kesehatan gigi anak sebenarnya sudah diterapkan pihaknya sejak 2021, terutama setelah pindah cabang dari Klinik Pondok Bambu, Jakarta.
Dengan bantuan pemahaman orang tua melalui review di medsos serta ditunjang dengan playground yang dimiliki, anak-anak seolah tak lagi merasa takut untuk melakukan visit ke dokter gigi. “Playground ini sangat membantu, karena mood anak jadi bagus. Mereka tak lagi tegang ketika datang ke klinik gigi,” tutur drg Yulita.
Sementara drg Ary Agustanti, M.Kes selaku Marketing Manajer AUDY Dental menuturkan bahwa kegiatan kali ini sebenarnya bertujuan mengajak para orang tua, khususnya para ibu untuk memberikan pemahaman serta edukasi tentang kesehatan gigi.
“Menjaga kesehatan gigi anak sejak dini, terutama sharing pengalaman mereka tentang kesehatan di media sosial. Kegiatan ini secara tidak langsung dapat memberikan efek positif (menularkan) kepada anggota terdekat dan orang lain tentang pentingnya kesehatan gigi,” tutur drg Ary.
drg Ary juga menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi, apalagi AUDY Dental sudah buka cabang di beberapa kota besar seperti Bandung, Semarang, Surabaya, Karawang, Bali.
Dia menambahkan terdapat beberapa keuntungan bagi member Mom Society ini, seperti meningkatkan kesadaran anak-anak dan para orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Selain itu, menciptakan pengalaman positif dan menyenangkan untuk mengurangi ketakutan anak-anak terhadap kunjungan ke dokter gigi. Bisa juga menjalin relasi dan memperkuat hubungan baik antara AUDY Kids dan para pasien anak beserta orang tua dengan adanya Patient gathering AUDY Kids.
Dan, selanjutnya memberikan informasi kepada publik dan media terkait peluncuran komunitas Mom Society by AUDY Kids sebagai komunitas parents pasien AUDY Kids.
Sementara drg Maryciela, Sp.KGA selaku Spesialis Kedokteran Gigi Anak menjelaskan bahwa gigi berlubang biasa dialami pada anak-anak, bahkan usia 1,5 tahun sudah berlubang, hingga ada abses (benjolan pada gusi).
Karena itu, seharusnya sebelum tumbuh gigi, maka diperlukan adanya perawatan untuk rongga mulut. Dan, pentingnya kebiasaan gosok gigi secara teratur, terutama malam sebelum tidur.
“Edukasi untuk anak, jangan tunggu sampai sakit karena edukasi ini dapat menciptakan mood bagus terhadap anak agar tak takut saat periksa gigi,” tuturnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
