
Ilustrasi gangguan kecemasan pada lansia. (Freepik)
JawaPos.com - Setiap orang pasti pernah merasakan takut, cemas, dan khawatir terhadap sesuatu, terlebih bagi yang sudah berusia lanjut atau lansia. Dilansir JawaPos.com dari CAMH, sebenarnya rasa cemas yang timbul adalah hal wajar dan normal sebagai respon mempertahankan dan melindungi diri serta orang-orang dicintai atas suatu keadaan yang dianggap membahayakan dan akan hilang dengan sendirinya ketika situasi tersebut telah dilaluinya.
Namun, keadaan berubah ketika rasa cemas dan khawatir muncul terus menerus dalam situasi apa pun dan tidak kunjung hilang sehingga disebut sebagai gangguan kecemasan atau anxiety disorder.
Pada lansia, gangguan kecemasan yang sering dan umum diderita adalah lima jenis di bawah ini dilansir dari Web MD.
1. Generalized Anxiety Disorder (GAD)
GAD atau Gangguan Kecemasan Umum secara sederhana adalah kecemasan yang membuat seseorang memiliki perasaan khawatir dalam jangka waktu lama.
Lebih jelasnya, dilansir dari Web MD, GAD merupakan gangguan kecemasan yang menyebabkan kekhawatiran yang terus menerus, pikiran berkecamuk, serta perasaan putus asa. Pada lansia, GAD menyebabkan gangguan tidur hingga hilangnya konsentrasi.
Selain itu, para lansia yang menderita GAD pun akan mudah merasa lelah, tersinggung, mual, dan sering ke kamar mandi. Adapun tanda dari gangguan ini ialah munculnya rasa panas dan sesak napas.
2. Fobia
Fobia adalah jenis kecemasan yang membuat seseorang merasa sangat takut terhadap suatu tempat, benda, bahkan peristiwa.
Bahkan, seringkali ketakutan yang dirasakan bersifat tidak rasional atau terhadap hal-hal yang tidak menimbulkan ancaman nyata.
Pada lansia, umumnya fobia yang dialami ialah takut akan kematian, bencana, dan bahaya pada keluarganya. Ketika serangan fobia ini menghampiri, maka penderita akan merasa pusing, nyeri dada, jantung berdebar-debar, hingga sesak napas.
3. Post Traumatic Stress Disorder (PTSD)
PTSD atau gangguan stres pasca trauma ialah jenis gangguan kecemasan yang menyebabkan seseorang mengingat kembali ketakutan hebat yang dialaminya di masa lalu. Biasanya, PTSD ini dialami oleh seseorang dengan pengalaman traumatis yang kuat, seperti korban perang, kekerasan, dan kecelakaan.
Pada lansia, PTSD yang umum dialami dipicu oleh pengalaman traumatis dan ketidakberdayaan dirinya saat ini. Perlu diketahui bahwa PTSD dapat muncul berbulan-bulan hingga bertahun-tahun setelah kejadian.
4. Gangguan Panik

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
