
Ilustrasi ibu hamil yang mengalami mual dan muntah di trimester pertama kehamilan. (Freepik/Senivpetro)
JawaPos.com - Seorang calon ibu seringkali disertai dengan perasaan bahagia yang tak terlukiskan saat hamil, tetapi juga bisa disertai dengan kecemasan yang menghantui. Seiring dengan perubahan fisik yang terjadi, kehamilan juga membawa tantangan emosional yang mungkin baru bagi banyak perempuan.
Kecemasan selama kehamilan adalah hal yang umum, tetapi bagi beberapa perempuan, itu bisa menjadi sesuatu yang mengganggu dan mengintensifkan stres. Tidak perlu khawatir, karena ada berbagai cara yang dapat membantu mengatasi anxiety selama kehamilan. Dalam artikel ini, dibahas sepuluh cara efektif yang bisa membantu ibu hamil mengelola dan meredakan kecemasan mereka.
Dengan memahami dan mengadopsi strategi-strategi ini, calon ibu dapat menemukan kedamaian batin dan kenyamanan selama masa kehamilan. Dilansir dari Alodokter dan Healthline, berikut sepuluh cara untuk mengatasi anxiety pada ibu hamil:
1. Bicarakan kepada Pasangan
Hal pertama yang perlu dilakukan saat mengalami gangguan kecemasan (anxiety) adalah bicarakan kepada pasangan atau orang terdekat karena ini adalah hal yang penting. Dengan sekadar menyampaikan pikiran dan perasaan secara sederhana, mungkin cukup untuk mencegahnya.
Bisa juga dengan meminta dokter untuk merekomendasikan kepada seorang terapis yang terampil dalam membantu kecemasan. Beberapa terapis memiliki keahlian khusus dalam membantu wanita hamil.
2. Berolahraga
Melibatkan diri dalam kegiatan yang membantu mengurangi stres dan kecemasan mungkin merupakan pilihan yang baik. Aktivitas fisik membantu tubuh melepaskan endorfin, seperti penghilang rasa sakit alami di otak.
Berolahraga dapat mengurangi anxiety selama kehamilan dan meningkatkan mood. Tidak perlu melakukan olahraga yang berat, cukup yang ringan seperti berjalan santai, berenang, atau yoga prenatal. Namun, bicarakan dengan dokter sebelum memulai rutinitas latihan baru saat hamil.
3. Istirahat yang Cukup
Ibu hamil memerlukan istirahat yang cukup setiap hari, karena kurang tidur dapat meningkatkan risiko stres dan kecemasan. Tidur yang cukup juga penting untuk memastikan janin mendapatkan nutrisi yang optimal.
Luangkan waktu untuk beristirahat jika merasa lelah saat melakukan aktivitas. Sambil beristirahat, ibu hamil dapat bernyanyi untuk bayi atau berbicara dengannya. Selain menyenangkan, kegiatan ini juga bermanfaat untuk mempererat hubungan antara ibu hamil dan janin.
4. Alihkan Perhatian
Coba lakukan aktivitas yang membantu tubuh untuk melepaskan endorfin tanpa membuat berkeringat, seperti meditasi, akupuntur, terapi pijat, dan latihan pernapasan dalam.
Menurut American Institute of Stress, melakukan pernapasan dalam abdominal selama 20 hingga 30 menit setiap hari dapat membantu mengurangi kecemasan. Ini akan meningkatkan pasokan oksigen ke otak dan merangsang sistem saraf.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
