Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 April 2024 | 15.15 WIB

Anak Rentan Sakit saat Mudik Lebaran? Orang Tua Wajib Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi anak sakit setelah mudik. - Image

Ilustrasi anak sakit setelah mudik.

JawaPos.com–Menggunakan mobil pribadi menjadi pilihan favorit untuk mudik dengan keluarga. Mobil pribadi dianggap lebih praktis, terutama jika ada anak-anak yang ikut serta. 

Meskipun membawa mobil pribadi, tetap harus memperhatikan kesehatan. Anak-anak rentan terhadap penyakit karena sistem kekebalan tubuh mereka belum sepenuhnya berkembang. 

Untuk memastikan perjalanan mudik berjalan lancar dan anak-anak tetap sehat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Penyebab Anak Sakit saat Mudik

Anak-anak cenderung lebih rentan terkena penyakit saat melakukan perjalanan jarak jauh seperti mudik. Berbagai masalah kesehatan dapat muncul, seperti batuk, pilek, demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin-bersin. Dikutip dari alodokter.com, sejumlah penyebab umum anak sakit saat mudik meliputi:

  1. Selesma dan Flu

Selesma dan flu sering terjadi pada anak selama mudik karena paparan virus yang tinggi. terutama dalam perjalanan yang panjang. Meskipun gejalanya serupa, selesma cenderung lebih ringan dibanding flu.

Gejala selesma meliputi batuk, sakit tenggorokan, hidung berair atau tersumbat, dan demam ringan. Sedangkan flu ditandai dengan batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, nyeri otot, kelelahan, diare, mual dan muntah, demam, nafsu makan menurun, serta badan menggigil.

  1. Konsumsi makanan tidak sehat atau kurang higienis

Selama mudik, makanan siap saji dan camilan tinggi garam sering dipilih karena dianggap praktis dan mengenyangkan. Padahal itu rendah nutrisi dan bisa menyebabkan konstipasi.

Makanan atau minuman dari tempat yang kurang bersih juga bisa menyebabkan diare karena risiko kontaminasi bakteri atau virus.

  1. Perubahan tekanan udara

Anak sering mengalami nyeri telinga saat mudik dengan pesawat karena perubahan tekanan udara di sekitarnya. Terutama saat lepas landas atau mendarat. Nyeri telinga ini biasanya mereda setelah pesawat mendarat.

  1. Terlalu lama dalam perjalanan

Perjalanan jauh sering membuat anak mabuk perjalanan, terutama jika mereka membaca atau menggunakan handphone dalam perjalanan. Gejalanya termasuk pusing, mual, dan muntah.

Cara Mengatasi Anak Sakit saat Mudik

Dikutip dari halodoc.com, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan agar anak tidak mudah sakit saat mudik.

Hindari Kelelahan Berlebihan

Perjalanan mudik dapat menyenangkan bagi anak, yang mungkin membuatnya aktif dan bersemangat. Namun, orang tua sebaiknya menghindari hal itu karena kelelahan dapat meningkatkan risiko penyakit.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore